Abstract :
Ayub Alexander (20123448) mengkaji tentang SIDI DAN PERJAMUAN
KUDUS, dengan sub judul, Kajian Kritis Terhadap Sidi Sebagai Syarat Masuk
Perjamuan Kudus Dalam Gereja Toraja, dibawah bimbingan Pdt. Dr. Andarias
Kabanga, M. Th sebagai pembimbing satu dan Pdt. Imanuel Bone, M. Mis
sebagai pembimbing dua. Dalam penulisan ini penulis menemukan beberapa masalah dengan adanya aturan sidi dijadikan sebagai syarat untuk masuk dalam Peijamuan Kudus penulis menganggap Gereja memberikan batasan kepada anggota jemaat yang hendak menyatukan dirinya dengan Tuhan, hendak menerima anugerah i Ilahi, yang dilakukan dalam sakramen Peijamuan Kudus. Untuk mendalami kajian ini penulis melakukan
metode pendekatan kualitatif. Perolehan data dalam penulisan ini diperoleh melalui studi kepustakaan, observasi, wawancara kepada Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja. Untuk mengkaji aturan tersebut secara mendalam, penulis menggunakan dan memaparkan beberapa teori, antar lain; Pengertian sidi dan Peijamuan Kudus munurut para ahli, sejarah sidi dan peijamuan kudus dalam gereja, pemahan sidi dan Peijamuan Pudus menurut Gereja Toraja, tata pelaksanaan sidi dan Peijamuan Kudus
dalam Gereja Toraja dan diakhiri dengan memaparakan hasil penelitian yang telah penulis lakukan di institusi Gereja Toraja melalui pendeta yang bertugas di kantor BPS Gereja Toraja. Dengan malakukam kajian dari beberapa sisi, baik itu dari sisi biblis, historis dan juga sisi praktika maka penulis menyimpulkan bahwa seharusnya sidi tidak dijadikan sebagai syarat mutlak bagi warga jemaat yang hendak masuk dalam
sakramen Peijamuan Kudus.