Abstract :
Yotam Tabongke ?Padangku? Suatu studi Praktis tentang makna Padangku
dan implementasinya bagi kehidupan berjemaat di GKST jemaat Damai Sawidago.
Studi ini, bertujuan untuk mengetahui apa dan bagaimana makna yang terkandung dalam padungku dan bagaimana implementasinya bagi kehidupan berjemaat di GKST jemaat Damai sawidago.
Hasil Studi memperlihatkan bahwa sesungguhnya makna Padungku sangat
baik dan sarat dengan nilai-nilai kristiani serta maknanya sangat besar berdampak positif bagi kehidupan masyarakat dan secara khusus Gereja, selain itu dalam kegiatan padungku kita dapat menemukan nilai-nilai teologis yang mengajarkan kepada warga jemaat untuk bersyukur kepada Allah, Kesatuan Hati dan Hidup dalam Kasih satu dengan yang lain. Karena itu dengan melihat apa yang didampakan oleh padungku kepada Gereja dan masyarakat, perlu sekali ada tindakan yang dilakukan
oleh gereja dalam menghidupi dan memelihara serta melestarikan kebudayaan padungku dalam hal ini makna yang terkandung dalam kebuayaan tersebut.
Dalam konteks Masyarakat Sawidago, Gereja sebagai komponen masyarakat
yang memegang peranan besar harus menyatakan diri, berpartisipatif dan melebur diri kedalam teologi kontekstual Injil dan budaya. Gereja dipanggil dalam keterlibatannya menjembatani dan memberi pencerahan dalam menemukan makna-makna teologis dalam budaya padungku. Dalam hal ini makna padungku harus benar-benar berdampak positif bagi jemaat Tuhan agar suasana yang didapatkan ketika kegiatan padungku yaitu penuh dengan keharmonisan.
Selain itu Gereja dapat menjadikan budaya padungku, sebagai sarana untuk
memberitakan Injil, melayani dan bersaksi sebagaimana dengan tugas dan panggilan gereja itu sendiri. Gereja harus benar-benar memberikan pemahaman yang mutlak terhadap kebenaran yang terkandung dalam padungku, dari hal itulah maka akan lahir pemahaman dari jemaat yang memandang Gereja sebagai wadah persekutuan semua
orang yang mengaku kepada Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat umat manusia.