DETAIL DOCUMENT
Kepemimpianan Yesus: suatu Kajian Teologis-Sosiologis tentang Kepemimpinan Yesus dan Aplikasinya di Jemaat Efrata Klasis Makassar
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA
Author
Sappe, Jenny Y.
Subject
BV Practical Theology 
Datestamp
2024-07-29 19:38:28 
Abstract :
Jenny Y Sappe, 20092895. Dengan judul skripsi ?Kepemimpinan Yesus? dan Sub Judul ?Suatu Kajian Teologis-Sosiologis Tentang Kepemimpinan Yesus Dan Implementasinya di Jemaat Efrata Klasis Makassar?. Dibawah bimbingan Bapak Pdt. Daud Sangka? P, M.Si dengan Bapak Drs. Natanael Sesa, M.Si. Kepemimpinan secara umum pada dasarnya hampir sama dengan kepemimpinan Kristen yang membedakannya ialah bahwa secara umum kepemimpinan Kristen adalah suatu proses terencana yang dinamis dalam konteks pelayanan Kristen sehingga dalam kepemimpinan Kristen fokus utamanya ialah melayani. Kepemimpinan Kristen bukan untuk mencari keuntungan materi maupun non-materi, melainkan untuk pelayanan. Satu-satunya pemimpin yang paling mengesankan dalam sejarah dunia adalah Yesus dari Nazaret. Yesus adalah pemimpin yang Agung dan paling sejati, dikatakan demikian ialah karena Yesus mengutamakan pelayanan, pengorbanan, dan sikap yang tidak mementingkan diri sendiri. Sebuah kenyataan bahwa kepemimpinan dalam Gereja sekarang ini adalah sebuah kepemimpinan bersifat sementara saja dimana pelayanan yang dilakukan hanya sebuah formalitas sehingga hal itu tidak begitu penting utamanya bagi para pemimpin Gereja. Formalitas atau kegiatan rutin itulah yang seringkali terungkap ketika beberapa orang dimintai pendapat mengenai kepemimpinan dalam Gereja sekarang ini. Banyak faktor yang kemudian mempengaruhinya sehingga terkesan bahwa kepemimpinan dalam Gereja khususnya dalam hal pelayanan hanya sebatas formalitas saja misalnya kesibukan dan berbagai kegiatan lain yang dilakukan dan lebih mementingkan diri sendiri sehingga tanggung jawab yang dipikul tidak lagi dilaksanakan dengan baik. Melihat pola kepemimpinan Yesus, Ia lebih menekankan bagaimana melayani dengan rendah hati tanpa memandang status siapa orang itu sehingga terkesan bahwa kepemimpinan Yesus adalah kepemimpinan yang sejati, dan sifat kepemimpinan yang lebih ditekankan oleh Yesus ialah Melayani bukan dilayani dan bagaimana dengan rendah hati Yesus mau melayani siapa saja. Penulisan Skripsi ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui observasi dan wawancara. Penelitian yang dilakukan di Gereja Toraja Mamasa Jemaat Efrata Klasis Makassar menunjukkan bahwa mereka setuju ketika kepemimpinan Yesus dalam melayani dengan sungguh tanpa melihat status diterapkan di jemaat tersebut. 

File :
jenny_cv.pdf
Institution Info

INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA