Abstract :
SONNY SINDA, 2012, menyusun skripsi dengan judul ?KOLEKTIVITAS
KEPEMIMPINAN YANG KOMUNIKATIF?, dengan sub judul ?Tinjauan Teologis
mengenai Pengaruh Kepemimpinan yang Komunikatif terhadap Pelaksanaan
Keputusan Sidang Sinode Am JOCII di Jakarta oleh Badan Pekerja Majelis Sinode Gereja Toraja Periode 2006-2011 menurut Persepsi BPMJ se-Klasis Rantepao?. Organisasi atau lembaga (termasuk Gereja Toraja) dalam pencapaian tujuan atau sasaran tidak lepas dari karakter dan kompetensi pemimpin dalam mengatur, mengolah dan memberdayakan organisasi yang dipimpin dengan baik. Hal ini berarti bahwa peranan pemimpin dan tipe kepemimpinan sangat penting dalam menentukan kinerja dan keberhasilan organisasi. Kepemimpinan yang berhasil ?memengaruhi orang lain? sangat ditentukan oleh keterampilan dan kemampuan menjalankan fungsi
komunikasi secara baik. Komunikasi yang baik dan efektif ditentukan pula dari kepercayaan dan keyakinan pemimpin dalam kepemimpinannya. Keyakinan dan kepercayaan itu hanya dapat terbentuk apabila pemimpin menyadari suatu lingkungan yang harmonis antara dirinya dengan orang yang dipimpinnya dapat berkomunikasi dengan baik yang sejalan dengan makna fungsi komunikasi. Potret keadaan Kepemimpinan Kristen sekarang ini sangat memprihatinkan, dimana pola komunikasi para pemimpin gereja sudah tidak seperti lagi pola komunikasi dalam kepemimpinan
kepelayanan yang Yesus lakukan sebagaimana kesaksian dalam kitab Perjanjian Baru sebagai "Pemimpin Sejati?. Memudarnya sifat para pemimpin yang komunikatif menjadi krisis kepemimpinan dalam gereja dan jemaat. Hal inilah yang coba diretas melalui tulisan ini.