Abstract :
Rani Timang, jurusan teologi Kristen, menyusun Skripsi dengan judul ?Kajian
Teologis Masserongngi Dalam Dalam Pengucapan Syukur Panen di Gereja Toraja Jemaat Tagari-Klasis Balusu? di bawa bimbingan Pdt. Andarias Tandi Sitammu, M.Th dan Christian E. Randalele, M.Pd.K
Penulis membahas topik ini karena melihat permasalahan yang sangat penting dengan melihat keberadaan Gereja Toraja Jemaat Tagari, Klasis Balusu yang belum menyadari sepenuhnya akan nilai-nilai Teologis Masserongngi, sehingga ritus yang di jalankan selama ini beijalan begitu saja. Jenis penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui metode
kajian observasi, wawancara dan kajian pustaka.
Masserongngi merupakan salah satu ritus yang telah dipraktekkan di Jemaat
Tagari dari jaman dulu. Ritus ini bertujuan untuk membangun nilai-nilai Kristiani, seperti nilai kasih, kekerabatan, dan keadilan. Untuk mengetahui terlebih jauh mengenai ritus Masserongngi terlebih dahulu penulis melakukan penelitian. Sebelum teijun ke lapangan untuk memperoleh data, penulis mengawali penelitian ini dengan melakukan studi kepustakaan (Jibrary research) yaitu penulis mengambil teori dari
buku-buku yang ada kaitannya dengan topik kajian. Dalam penulisan ini
menggunakan metode kualitatif yakni wawancara dan observasi.
Berdasarkan penelitian di lapangan walaupun ritus masserongngi mengalami
pergesaran praktik dan mengalami pergantian nama menjadi ma ?sanduk tetapi tidak mengurangi nilai kasih yang terkandung di dalamnya. Dari nilai kasih ini maka akan menimbulkan nilai-nilai lainnya seperti nilai kekerabatan, penghargaan, dan keadilan masih dipelihara oleh Jemaat dan dengan nilai-nilai tersebut hubungan antar jemaat, orang-orang sekitar jemaat dan tamu akan semakin erat dan semakin memancarkan kasih Allah. Ritus masserongngi berbeda dengan ritus yang di lakukan dalam
berbagai kegiatan adat. Dimana ritus masserongngi dalam pengucapan syukur panen benar-benar dilakukan dengan ketulusan hati sementara dalam kegiatan adat lainnya di Toraja masserongngi dilakukan untuk tujuan mengharapkan balas budi.
Pada akhir tulisan ini, penulis berharap bahwa setiap para pembaca
memahami arti pentingnya nilai-nilai yang terkandung dalam ritus Masserongngi. Dalam tulisan ini dijelaskan bahwa dengan adanya ritus Masserongngi maka jemaat akan lebih mendalami nilai-nilai Kristiani yang tertuang dalam ritus Masserongngi.