Abstract :
Nosong adalah adat dalam upacara kematian masyarakat di Sa?dan Ulusalu khususnya di Gereja Toraja Jemaat Sa?dan Karonanga yang bertujuan untunk menceritakan atau mengenang kembali dari kehidupan orang yang telah meninggal. Dikalangan masyarakat di Gereja Toraja Jemaat Sa?dan Karonanga upacara kematian yang dilakukan ialah ritual nosong yang berbeda-beda, tergantung dari jumbla kerbau yang dikurbankan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif yaitu dengan mengamati dan melakukan wawancara dengan tujuan meendapatkan informan tentang apa makna syair nosong dalam upacara kematian di Gereja Toraja Jemaat Sa?dan Karonanga Klasis Sa?dan Ulusalu, dan bagaimana pemahaman mengenai tradisi nosong. Sehingga skripsi ini penulis menyimpulkan bahwa makna nosong adalah dimana kita menceritakan dan mengenang kembali kehidupan orang yang sudah meninggal itu. Kata kunci: Ritual, Nosong, Upacara Kematian, Pengenangan.