DETAIL DOCUMENT
Implementasi Layanan Bimbingan Kelompok dalam Mengatasi Kecanduan Gadget di Kelas VIII SMP PGRI Marinding
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA
Author
Puspitasari, Puspitasari
Subject
LB1603 Secondary Education. High schools 
Datestamp
2024-08-02 09:47:47 
Abstract :
ABSTRAK Masalah kecanduan gadget memberikan dampak pada kedisiplinan siswa disekolah seperti terlambat datang ke sekolah, tidak mengerjakan pekerjaan rumah yang diberikan oleh guru serta tidak membawa buku catatan pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi layanan bimbingan kelompok dalam mengatasi kecanduan gadget siswa di kelas VIII SMP PGRI Marinding. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling (PTBK). Dilaksanakan melalui 2 siklus dan pada setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi. Penelitian ini dikatakan berhasil apabila 60% siswa mengalami perubahan perilaku kecanduan gadget. Berdasarkan hasil yang didapatkan setelah pelaksanaan siklus pertama yaitu 50% siswa mengalami perubahan perilaku kecanduan gadget dan pada siklus kedua yaitu 83% siswa mengalami perubahan kecanduan gadget. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan mengimplementasi layanan bimbingan kelompok dengan teknik pemberian informasi dan teknik self manajement dapat mengatasi kecanduan gadget siswa. Kata Kunci : Bimbingan Kelompok, Kecanduan Gadget, PTBK. ABSTRACT The problem of gadget addiction has an impact on student discipline at school such as coming to school late, not doing homework given by the teacher and not bringing a notebook. This study aims to find out how the implementation of group guidance services in overcoming students' gadget addiction in grade VIII of SMP PGRI Marinding. The method used in this study is Counseling Guidance Action Research (PTBK). It is carried out through 2 cycles and each cycle consists of planning, implementation, observation and reflection. Data collection techniques use observation, questionnaires, and documentation. This study is said to be successful if 60% of students experience changes in gadget addiction behavior. Based on the results obtained after the implementation of the first cycle, 50% of students experienced a change in gadget addiction behavior and in the second cycle, 83% of students experienced a change in gadget addiction. Thus, it can be concluded that by implementing group guidance services with information provision techniques and self-management techniques, it can overcome students' gadget addiction. Keywords: Group Guidance, Gadget Addiction, CGAR. 
Institution Info

INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA