Abstract :
ABSTRAK
Analisis Teologi Feminis Terhadap Ketiadaan Pemimpin Perempuan di Gereja Toraja Jemaat Elim Malambe? Klasis Seko Lemo. Adapun latar belakang masalah penelitian ini adalah ketiadaan pemimpin perempuan sebagai seorang mejalis dalam gereja. Sedangkan yang hanya menduduki jabatan sebagai majelis hanya kaum laki-laki baik dalam gereja, maupun di dalam masyarakat. Kedudukan seperti ini menunjukkan sikap yang tidak berkeadilan bagi kaum perempuan karena tidak mendapatkan kesetaraan sama seperti laki-laki. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis teologi feminis terhadap ketiadaan pemimpin perempuan di Gereja Toraja Jemaat Elim Malambe? Klasis Seko Lemo.
Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnometodologi. Penelitian kualitatif merupakan mendeskripsikan data yang diperoleh dari lapangan, dan cara memperoleh data dalam penelitian ini yaitu dengan wawancara.
Berdasarkan hasil penelitian lapangan, penulis menemukan pemahaman jemaat secara teori bahwa kepemimpinan adalah kemampuan seseorang dalam memberikan pengaruh kepada individu lain, dengan tujuan membimbing, mengayomi dan bertanggungjawab. Penulis juga menemukan beberapa alasan jemaat tentang ketiadaan pemimpin perempuan sebagai seorang majelis. Jika dilihat dari pandangan teologi feminis sesuai dengan teori bahwa perempuan juga memiliki hak dalam memimpin dan harus mendapatkan kesetaraan dan keadilan tanpa membeda-bedakan.
Kata kunci: Teologi, Feminis, Pemimpin, Gereja, Seko.
ABSTRACT
Feminist Theological Analysis of the Absence of Women Leaders in the Elim Malambe' Classis Seko Lemo Toraja Church. As for the background of the problem
This research is about the absence of female leaders as ministers in the church. Meanwhile, only men hold positions on the council, both in the church and in society. A position like this shows an unfair attitude towards women because they do not get the same equality as men. The aim of this research is to analyze feminist theology regarding the absence of female leaders in the Elim Malambe' Klasis Seko Lemo Toraja Congregation Church.
The method used in this paper is a qualitative research method with an ethnomethodological approach. Qualitative research is describing data obtained from the field, and the way to obtain data in this research is by interviews.
Based on the results of field research, the author found the congregation's theoretical understanding that leadership is a person's ability to influence other individuals, with the aim of guiding, protecting and being responsible. The author also found several reasons for congregations regarding the absence of female leaders as members of the congregation. If seen from the perspective of feminist theology, it is in accordance with the theory that women. also have the right to lead and must obtain equality and justice without discrimination.
Keywords: Theology, Feminists, Leaders, Church, Seko.