DETAIL DOCUMENT
Lingkungan sebagai Tubuh Allah dan To Sangserekan: Upaya Membangun Ekoteologis Pasca Sara’ To Buda di Dusun Poya
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA
Author
Sampe, Febpriani
Subject
BR Christianity 
Datestamp
2024-11-07 07:38:06 
Abstract :
Febpriani Sampe (2020196793) dengan judul Lingkungan Sebagai Tubuh Allah dan To Sangserekan: Upaya Membangun Ekoteologis Pasca Sara? To Buda di Dusun Poya. Di bawah bimbingan Tri Oktavia Hartati Silaban, Ph.D dan Deflit Dujerslaim Lilo, M.Th. Tulisan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya sampah yang ditimbulkan pasca kegiatan sara? to buda, yang ternyata memberi sumbangsih terhadap adanya krisis ekologi yang terjadi di Dusun Poya. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk membangun ekoteologis pasca sara? to buda di Dusun Poya melalui dialektika lingkungan sebagai tubuh Allah perspektif Sallie Mcfague dan filosofi To Sangserekan, dengan menggunakan metode kualitatif deskripsi sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian ini yakni pertama, pemeliharaan masyarakat Dusun Poya pasca sara? to buda masih minim. Kedua, dialektika antara lingkungan sebagai tubuh Allah perspektif Sallie Mcfague dan filosofi To Sangserekan menghasilkan sebuah konsep Panenteisme-Sangserekan. Ketiga, sebagai upaya membangun ekoteologis Di Dusun Poya, masyarakat harus memiliki sikap Panenteisme-Sangserekan yang menekankan bahwa lingkungan itu sakral sehingga harus dijaga dengan baik.Kata Kunci: Ekoteologis, Sallie Mcfague, Sara? To Buda, To Sangserekan 
Institution Info

INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA