Abstract :
ABSTRAK
Praktik penyembuhan non medis di dalam kehidupan berjemaat masih seringkali dinilai sebagai hal yang kontrofersi karena persoalan kuasa yang digunakan dalam melakukan praktik penyembuhan, sehingga untuk itu perlunya pengkajian dari prespektif alkitab yang dalam hal ini berfokus pada Praktik Penyembuhan Rasul Paulus berdasarkan kitab Kisah Para Rasul untuk dapat mengetahui kuasa karunia penyembuhan yang benar dalam melaksanakan praktik penyembuhan, praktik penyembuhan yang dilakukan Rasul Paulus berdasarkan kitab Kisah Para Rasul dibaca oleh anggota jemaat Buntukasis dengan metode Reader Response Criticsm. Dari hasil membaca teks tersebut ditemukan bahwa karunia praktik penyembuhan Rasul Paulus merupakan karunia dari Allah dan begitu juga dengan praktik penyembuhan yang dilakukan oleh orang Mamasa merupakan karunia pemeliharaan Allah bagi umat manusia tetapi adanya kuasa lain di luar kuasa Allah dalam praktik penyembuhan orang Mamasa juga merupakan salah satu hal yang tidak dapat dielakkan.
Kata Kunci: Penyembuhan, Karunia, Rasul Paulus, Reader Respon.