DETAIL DOCUMENT
Analisis Historis Teologi Pasca Konflik Poso Dalam Membentuk Solidaritas Masyarakat di Desa Sangginora
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA
Author
Palembangan, Septiria Fiona
Subject
BV Practical Theology 
Datestamp
2024-08-28 11:17:19 
Abstract :
ABSTRAK Septiria Fiona Palembangan (2020196570) di bawah bimbingan Tri Oktavia Hartati Silaban, Ph.D dan Jems Alam, M. Si, menulis skripsi dengan judul Analisis Historis Teologi Pasca Konflik Poso dalam Membentuk Solidaritas Mayarakat di Desa Sangginora. Yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah solidaritas masyarakat yang rusak akibat konflik Poso. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis historis teologi pasca konflik Poso dalam membentuk kembali solidaritas masyarakat pasca konflik Poso di desa Sangginora. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa historis teologi memainkan peran penting dalam membentuk solidaritas masyarakat di Desa Sangginora pasca konflik Poso. Nilai-nilai teologis seperti pengampunan, cinta kasih, dan persaudaraan universal menjadi landasan kuat dalam membangun kembali ikatan sosial yang rusak akibat konflik. Konflik Poso juga memunculkan kesadaran baru di masyarakat untuk intropeksi dan mencari makna spiritual dari tragedi yang terjadi, mendorong transformasi paradigma yang lebih menghargai perdamaian dan perbedaan. Kata Kunci: Analisis, Historis, Teologi, Konflik Poso, Solidaritas ABSTRACT Septiria Fiona Palembangan (2020196570) under the guidance of Tri Oktavia Hartati Silaban, Ph.D and Jems Alam, M. Si, wrote a thesis entitled Historical Analysis of Post-Conflict Poso Theology in Forming Community Solidarity in Sangginora Village. The problem in this research is community solidarity which was damaged as a result of the Poso conflict. This research aims to analyze the historical theology of post-Poso conflict in reshaping community solidarity after the Poso conflict in Sangginora village. The research method used is qualitative research with a descriptive approach. Data was collected through interviews and direct observation in the field. The research results show that historical theology plays an important role in forming community solidarity in Sangginora Village after the Poso conflict. Theological values such as forgiveness, love and universal brotherhood are a strong foundation for rebuilding social ties damaged by conflict. The Poso conflict also gave rise to a new awareness in society to introspect and search for the spiritual meaning of the tragedy that occurred, encouraging a paradigm transformation that values peace and differences more. Keywords: Analysis, History, Theology, Poso Conflict, Solidarity. 
Institution Info

INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA