Abstract :
Filosofi Ki Hajar Dewantara, "Ing ngarsa sung tuladha (di depan menjadi teladan), ing madya mangun karsa (di tengah menciptakan peluang untuk berprakarsa), tut wuri handayani (di belakang memberi arahan dan dorongan)" memiliki makna yang dalam dan relevan dalam konteks Kurikulum Merdeka Belajar. Guru PAK kelas X di UPT SMAN 5 Tana Toraja kesulitan untuk memberikan keteladanan, membangkitkan semangat berkarya dan menjadi seorang motivator. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru dalam implementasi filosofi Ki Hajar Dewantara dalam Kurikulum Merdeka Belajar di UPT SMAN 5 Tana Toraja Dalam tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian peran guru dalam filosofi Ing ngarsa sung tuladha menjadi teladan bagi siswa dalam hal etika, moral, dan perilaku yang baik. Ing madya mangun karsa mendorong semangat dan kreativitas siswa untuk berkembang, berkreasi, dan berinovasi dan Tut wuri handayani guru menjadi pembimbing dan fasilitator dalam proses pembelajaran.
Kata kunci: Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani, dan Kurikulum Merdeka Belajar.