Abstract :
Abstrak
Kerasukan atau Mentabo merupakan sebuah kasus yang terjadi di Gereja
Toraja Mamasa Jemaat Salukadi. Tipe kerasukan ini dipercaya banyak warga
gereja bahwa roh orang mati merasuki seseorang sebagai sarana untuk
menyampaikan pesan kepada keluarga yang ditinggalkan. Tujuan penelitian ini
adalah untuk menganalisis psikologi seseorang yang pernah mengalami
Mentabo, dan dijelaskan secara teologi bagaimana keberadaan seseorang ketika
mengalami peristiwa kerasukan. Metode penelitian yang dipakai penulis dalam
penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif studi lapangan, dimana ada
interaksi langsung berupa wawancara dengan oknum yang pernah mengalami
langsung peristiwa Mentabo, dan kepada tokoh agama,tokoh adat yang
mengetahui bagaimana peristiwa Mentabo saat terjadi dan bagaimana pandangan
warga gereja terhadap peristiwa ini. Jadi, Teologi memandang bahwa kerasukan
roh orang mati merupakan upaya setan untuk merusak hubungan manusia
dengan Tuhan. Alkitab dengan tegas menyatakan bahwa manusia yang menaruh
hidupnya dan berdampingan dengan Tuhan maka tidak dapat dikuasai oleh
iblis. Dan jika dilihat dari keadaan psikologi seseorang yang mengalami
kerasukan atau Mentabo maka dapat disimpulkan bahwa ada keadaan dimana
seseorang ini tidak bisa melupakan kenangan bersama dengan orang mati.
Perasaan kehilangan orang yang dicintai akan membuat seseorang semakin
tertekan oleh pikirannya sendiri dan sulit untuk mengontrol baik emosinya yang
dibawa dalam keadaan kehidupan yang tidak sadar.
Kata Kunci: Teologis, Psikologis, Mentabo, Gereja, Kematian
Abstract
Possession or Mentabo is a case that occurred at the Toraja Mamasa Church,
Salukadi Congregation. This type of possession is believed by many church members to mean that the spirit of a dead person possesses a person as a means of conveying a message to thefamily left behind. The aim ofthis research is to analyze the psychology of someone who has experienced Mentabo, and explain theologically how a person feels when they experience possession. The research method used by the author in this research is a qualitativefield study research method, where there is direct interaction in theform of
interviews with individuals who have directly erperienced the Mentabo incident, and with religious leaders, traditional leaders who know how the Mentabo incident occurred and how church members view it. this event. So, theology views that possession by the spirit of the dead is an attempt by Satan to destroy humans' relationship with God. The Bible firmly States that humans who put their lives in harmony with God cannot be controlled by the devil. And if we look at the psychological State of someone who experiences possession or Mentabo, it can be concluded that there is a situation where this person cannotforget the memories they shared with the dead. Thefeeling oflosing a loved
one will make a person increasingly depressed by his own thoughts andfind it difficult to control his emotions brought about by unconscious life circumstances. Keywords: Theological, Psychological, Mentabo, Church, Death