DETAIL DOCUMENT
Analisis Semiotika Film Tinkerbell dan Representasinya di Kalangan Mahasiswa Teologi IAKN Toraja
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA
Author
Nelpira, Rensi
Subject
BV Practical Theology 
Datestamp
2024-09-01 18:27:35 
Abstract :
Analisis semiotika film Tinkerbell dan representasinya di kalangan mahasiswa teologi IAKN Toraja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perjuangan penyusuaian dan penerimaan diri Tinkerbell terhadap talentanya dan melihat hal itu direpresentasikan di kalangan mahasiswa IAKN Toraja. Metode penelitian ini menggunakan metode peneitian kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis. Pengumpulan datanya dilakukan dengan melakukan observasi awal dikalangan mahasiswa teologi IAKN Toraja angkatan 2019 yang masi aktif berkuliah di tahun ajaran 2023/2024, serta dari menonton film Tinkerbell seri 1( 2008) dan melakukan analisis semiotika Peirce terhadap Film Tinkerbell seri 1 (2008). Dari hasil analisis diperoleh gambaran bagaimana perjuangan penyusuaian dan penerimaan diri Tinkerbell terhadap talentanya juga ada dalam kehidupan mahasiswa teologi IAKN Toraja. Oleh karena itu, dengan adanya tulisan ini diharapkan agar mahasiswa teologi yang merasa kurang percaya diri terhadap talenta pelayanan gereja dikarenakan masalah tekanan sosial mampu berjuang melakukan penyesuaian dan penerimaan diri bahwa sebagai seorang mahasiswa teologi harus melakukan pelayanan gereja karena pelayanan gereja adalah talenta dari mahasiswa teologi. Kata kunci: anaisis semiotika, Tinkerbell, mahasiswa teologi, talenta, pelayanan. ABSTRACT Semiotic analysis of the film Tinkerbell and its representation among IAKNT Toraja theology students. His research aims to analyze how Tinkerbell struggles to adapt and accept her talents and see how this is represented among IAKN Toraja students. This research method uses a qualitative research method with a critical discourse analysis approach. Data collectio was carried out by conducting initial observation among IAKN Toraja theology students class of 2019 who are still actively studyng in the 2023/2024 academic year, as well as by watching the fim Tinkerbell series 1 (2008) and conducting analysis Peirce?s semiotics of the Tinkerbel film seris 1 (2008). From the results of the analysis, we get a picture of how Tikerbell?s struggle for adjustment and self-acceptance towards her talents also exists in the lives of IAKN Toraja theology students. Therefore, whit this article, it is hoped that theology students who fell less confident in their talents for church service deu to social pressures well be ablle to struggle through adjustment and self-acceptance that as a theology student they must cary out church service because service is the talent of theology students. Key words : Semiotic analysis, Tinkerbell, theology students, talent, church service 
Institution Info

INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA