DETAIL DOCUMENT
Analisis Pemahaman Teologis Jemaat Ebenhaezer Pongko' Klasis Kapala Pitu tentang Anak Penyandang Disabilitas
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA
Author
Fiadolorosa, Agnes
Subject
BV Practical Theology 
Datestamp
2024-09-03 06:09:29 
Abstract :
Abstrak Agnes Fiadolorosa (2020207789). Tahun 2024. Judul skripsi ?Analisis Pemahaman Teologis Jemaat Ebenhaezer Pongko? Klasis Kapala Pitu Tentang Anak Penyandang Disabilitas?. Dibimbing oleh Dr. James A. Lola. M.Th selaku pembimbing satu dan Deflit Dujerslaim Lilo. M.Th Selaku Pembimbing dua. Masalah yang diangkat dalam skripsi ini adalah adanya stigma terhadap anak penyandang disabilitas yang mana jemaat memahami bahwa anak disabilitas merupakan kutukan dari Tuhan akibat dosa orang tuanya yang telah melanggar aturan adat atau pemali. Pemahaman ini bertentangan dengan ajaran kekristenan. Maka dari itu tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pemahaman teologis jemaat Ebenhaezer Pongko? Klasis Kapala Pitu tentang anak penyandang disabilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan metode lapangan dan kepustakaan. Berdasarkan hasil analisis sebagai orang Kristen yang beriman, perlu dipahami bahwa anak yang mengalami disabilitas bukan sebuah kutukan dari Tuhan akibat dosa orang tuanya atau dosanya sendiri. Tuhan tidak pernah mengutuk anak-anak penyandang disabilitas, melainkan Tuhan menyatakan kuasanya lewat anak penyandang disabilitas. Dari hasil penelitian ada dua pemahaman jemaat terhadap anak penyandang disabilitas. Pertama, dalam ajaran budaya Toraja mereka memahami bahwa anak disabilitas adalah kutukan dari Puang Matua. Kedua, secara teologis jemaat telah memahami bahwa anak penyandang disabilitas adalah ciptaan Tuhan dan berkat atau anugerah dari Tuhan. Kata Kunci: Budaya Toraja, Teologis, Anak Penyandang Disabilitas Abstract Agnes Fiadolorosa (2020207789). Year 2024. Thesis title "Analysis of the Theological Understanding of the Ebenhaezer Pongko' Klasis Kapala Pitu Congregation Regarding Children with Disabilities". Supervised by Dr. James A. Lola. M.Th as the first supervisor and Deflit Dujerslaim Lilo. M.Th as the second supervisor. The problem raised in this thesis is the stigma against children with disabilities where the congregation understands that children with disabilities are a curse from God due to the sins of their parents who have violated customary rules or pemali. This understanding is contrary to Christian teachings. Therefore, the purpose of this study is to analyze the theological understanding of the Ebenhaezer Pongko' Klasis Kapala Pitu congregation regarding children with disabilities. The research method used is a qualitative research type with field and library methods. Based on the results of the analysis as a Christian believer, it is necessary to understand that children with disabilities are not a curse from God due to the sins of their parents or their own sins. God never curses children with disabilities, but God shows his power through children with disabilities. From the research results there are two understandings of the congregation towards children with disabilities. First, in the teachings of Toraja culture they understand that children with disabilities are a curse from Puang Matua. Second, theologically the congregation has understood that children with disabilities are God's creation and a blessing or gift from God. Keywords: Toraja Culture, Theology, Children with Disabilities 
Institution Info

INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA