DETAIL DOCUMENT
Kajian Teologis Makna Dikapa’i dalam Hukum Adat di Lembang Se’seng Tana Toraja
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA
Author
Hesti, Friskilia
Subject
BV Practical Theology 
Datestamp
2024-09-03 19:36:02 
Abstract :
ABSTRAK Penelitian ini dilakukan di Lembang Se?seng, Kecamatan Bittuang, Tana Toraja, untuk menggali bagaimana makna teologis Kapa?. Rampanan kapa? adalah sesuatu hal yang sakral, harmonis dan suci. Sehingga perceraian tidaklah diinginkan, karena perceraian adalah sesuatu yang menjadi penyesalan karena merusak keutuhan rumah tangga. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana makna kapa? dan pandangan iman Kristen terhadap perkawinan adat Toraja. Berdasarkan tujuan yang hendak dicapai dalam tulisan ini, metode yang digunakan adalah pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini menemukan bahwa perkawinan (Rampanan Kapa?) adalah sebuah ikatan antara perempuan dan laki-laki untuk membangun rumah tangga di dalam kehidupan mereka sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku. Kapa? ialah pengikat/tali yang mengikat hubungan pernikahan yang nilainya harus dihormati. Kapa? adalah rerung lindo, apabila ada salah satu pihak dalam rumah tangga yang melanggar. Kata kunci : makna teologis, dikapa?i, rampanan kapa? ABSTRACK This research was conducted in Lembang Se?seng, Bittuang District, to explore the theological meaning of Kapa?. Rampanan kapa? is something sacred, harmonious and holy. So divorce is not desired, because divorce is something that becomes regret because it destroys the integrity of the household. The purpose of this study is to see the meaning of kapa? and the Christian faith's view of Toraja traditional marriage. Based on the objectives to be achieved in this paper, the method used is a qualitative descriptive research approach. This research found that marriage is a bond between women and men to build a household in their lives in accordance with applicable rules. Kapa' is a tie/rope that binds a marriage relationship whose values must be respected. Kapa' is rerung lindo, if one of the parties in the household violates it Keywords: theological meaning, dikapa?i, rampanan kapa? 
Institution Info

INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA