Abstract :
Pedianto Rerung, Jurusan Teologi Kristen, menyusun skripsi ini dengan judul ?Analisis Peran Pemuda dalam Semangat Mengawal Oikumene Terhadap Nilai dan Prakteknya di Desa Rante Damai dan Suka Damai.? Di bawah bimbingan James Anderson Lola, M.Th, dan Ferdi Sapan Alextian, M.Psi kata kunci: Oikumene, pemuda, nilai, praktek, semangat, keberagaman, toleransi, diolog antaragama, saling pengertian, harmoni. Oikumene, yang berasal dari bahasa yunani ?oikoumene? mengacuh pada gagasan tentang persatuan dan kerja sama antar berbagai agama, keyakinan, dan budaya orang berbeda. Konsep ini mempormosikan dialog antaragama, toleransi, saling pengertian dan perdamaian di antara komunitas-komunitas yang beragam. Dalam konteks ini peran pemuda memiliki arti penting sebagai agen perubahan sosial yang dapat mendorong semangat oikumene dan mewujudkannya dalam nilai dan prakteknya sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menggagas peran pemuda dalam semangat mengawal oikumene terhadap nilai dan prakteknya di desa Rante Damai dan Suka Damai. Desa ini dipilih karena memiliki keberagaman agama dan budaya yang signifikan, sehingga menjadi lingkungan yang tepat untuk menerapkan semangat oikumene. Metode penelitian yang di gunakan adalah pendekatan kualitatif melalui study kasus dan partisipatif aktif dalam kegiatan pemuda di kedua desa tersebut. Melalui wawancara dengan pemuda, tokoh agama, nilai-nilai yang terkandung id dalamnya, dan praktek nyata yang dapat doterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang peran pemuda dalam memperkuat semangat oikumene di Desa Rante Damai dan Suka Damai. Dalam hal ini, pemuda dapat menjadi pelopor dalam membangun diolog antaragama, memperluas toleransi dan mempormosikan sikap saling pengertian dan kerjasama di antara masyarakat yang beragam. Diharapkan harapkan pula bahwa penelitian ini akan memberikan kontribusi posistif dalam menciptakan lingkungan yang harmonis, damai, dan sejahterah bagi masyarakat desa. Dengan adanya peran aktif pemuda akan mengawal semangat oikumene, diharapkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat tercermin dalam praktek sehari-hari, seperti kegiatan lintas agama, kerjasama sosial dan partisipasi dalam kegiatan membangun masyarakat.