DETAIL DOCUMENT
Makna Ritual Ma'gandang Pada Pembangunan Banua Tomatua dan Relevansinya di Gereja Toraja Mamasa Jemaat Beang
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA
Author
Datu, Karmita Sambo
Subject
GT Manners and customs 
Datestamp
2024-09-06 18:29:45 
Abstract :
Penulisan ini membahas tentang ritual ma'gandang pada pembangunan banua tomatua yang masih dilestarikan meskipun sudah ada kekristenan. Tujuan penulisan ini untuk mencari tahu makna dari ritual ma'gandang pada pembangunan banua tomatua dan relevansinya di Gereja Toraja Mamasa Jemaat Beang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dekriptif. Adapun hasil temuan dalam tulisan ini adalah ma'gandang mengandung makna sebagai penanda bagi keturunan bangsawan, mencakup aspek spiritual untuk mendapat berkah dan perlindungan, mengandung makna keagamaan sebagai bentuk pujian dan penyerahan kepada Tuhan serta sebagai pendukung semangat ibadah dan rasa syukur kepada Tuhan. Relevansinya bagi Gereja Toraja Mamasa Jemaat Beang adalah sebagai sarana untuk mengungkapkan syukur dan meminta perlindungan serta kesejahteraan selama proses pembangunan. Ritual ini memperkuat kebersamaan dan gotong royong, serta mempertahankan identitas sosial dan budaya, menjadikan Banua Tomatua sebagai pusat kehidupan spiritual dan budaya. Ma'gandang harus dilestarikan sebagai bagian penting dari identitas budaya masyarakat Beang serta sebagai bentuk pujian kepada Tuhan. This writing discusses the ma'gandang ritual during the construction of Banua Totua which is still preserved even though Christianity existed. The purpose of this writing is to find out the meaning of the ma'gandang ritual in the construction of the banua totua and its relevance in the Toraja Maniasa Beang Congregation Church. The research method used is descriptive qualitative research. The findings in this paper are that ma'gandang contains meaning as a marker for noble descent, includes spiritual aspects to receive blessings and protection, contains religious meaning as aform ofpraise and submission to God and as a supporter ofthe spirit ofworship and gratitude to God. Its relevance for the Toraja Maniasa Beang Congregation Church is as a means of expressing gratitude and asking for protection and prosperity during the development process. This ritual strengthens togetherness and mutual cooperation, as well as maintaining social and cultural identity, making Banua Tomatua a center of spiritual and cultural life. Ma'gandang must be preserved as an important part of the cultural identity ofthe Beang people and as aform ofpraise to God 
Institution Info

INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA