DETAIL DOCUMENT
Kajian Teologis Praktis tentang Pastoral Pranikah di GTM Jemaat Pokko’ Klasis Mamullu
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA
Author
Rara’, Ratna Wati
Subject
BV Practical Theology 
Datestamp
2024-09-20 15:51:45 
Abstract :
Kajian Teologis Praktis Tentang Pastoral Pranikah Di Gereja Toraja Mamasa Jemaat Pokko? Klasis Mamullu? Pastoral pranikah merupakan suatu pemberian wawasan yang sebenarnya terhadap rancangan makna pernikahn Kristen. Bagi calon pasutri hendak dibekali kekuatan serta kecakapan tentang makna pernikahan yang dibutuhkan dalam hidup berkeluarga nantinya. Pastoral pranikah juga membantu calon pasutri untuk sama- sama menerima dan mengerti relasi terhadap konselor dan calon pasutri. Melalui penelitian tersebut dapat membantu dalam mempelajari dan memikirkan rancangan dalam melaksanakan bimbingan pastoral pranikah dari sudut pandang pastoral dan didasarkan pada penelitian dan penemuan pastoral pranikah menurut James Yanuar. Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif untuk mengumpulkan data yang digunakan dalam melakukan wawancara dan observasi. Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori pastoral, pastoral pranikah dan pernikahan. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan penulis adalah: 1) Gereja belum memberikan perhatian yang serius dalam melaksanakan pastoral pranikah. Hal tersebut dapat dilihat dengan belum adanya materi dan cara dalam mengajarkan pastoral pranikah yang sudah dalam keadaan tersusun dan diatur rapi. 2) Sebagian besar calon pasutri bekerja dirantau orang, sehingga dalam pelaksanan pastoral pranikah tidak memungkinkan dilaksanakan dalam waktu 5 sampai dengan 7 kali pertemuan. Berdasarkan hasil analisa yang telah dilaksanakan penulis, maka dalam melaksanakan pastoral pranikah yang telah dilaksanakan oleh GTM Jemaat Pokko? ialah tidak sesuai dengan sudut pandang pastoral dan tidak sesuai dengan perkembangan pastoral pranikah menurut James Yanuar. Bila dilihat dari pelaksanaan pastoral pranikah yang hanya satu sampai dua kali pertemuan bisa dikatakan tidak efektif untuk melakukan pendampingan bagi pasangan yang akan menjalani kehidupan rumah tangga. 

Institution Info

INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA