Abstract :
Valentin Allolinggi (2020175119), 2021 telah menyusun tulisan yang
berjudul ?Tangkean Suru" dengan sub judul Studi Teologis Terhadap Praktek.
Tangkean suru? dalam Upacara Rambu Solo? di Kalangan Masyarakat Adat
Palesan Di bawah bimbingan Bema Sule M.Th dan DR. Selvianti M.Th.
Rumusan masalah dalam penelitian ini, adalah bagaiamana makna teologis
terhadap praktek tangkean suru? dalam upacara rambu solo?. Hal ini kemudian menarik bagi penulis untuk meneliti lebih lanjut dengan melihat praktek-praktek tangkean suru ? dalam upacara rambu solo? di kalangan masyarakat Adat Palesan. Adapun tujuan dari tulisan adalah untuk mengetahui makna teologis pada tangkean suru' dalam upacara rambu solo?. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, berupa uacapan atau tulisan dan perilaku orang-orang yang diamati, dan peneliti terlibat dalam situasi dan peneliti berusaha memusatkan perhatian pada konteks di lokasi penelitian. Kemudian dalam teknis analisis data, penulis menyusun secara sistematis, dari hasil wawancara, catatan
lapangan,serta membuat kesimpulan yang mudah dipahami. Hasil akhir penelitian adalah melihat tangkean suru ? adalah sebuah tanda cinta kasih terhadap keluarga atau kerabat yang mengalami dukacita yang
kemudian mengalami pergeseran makna karena di pengaruhi oleh zaman yang semakin berkembang sehingga masayarakt cenderung hidup konsumerisme dan individualitas padahal dalam tangkean suru? seharusnya memunculkan rasa gotong royong yang loyal dalam masyarakat.