Abstract :
Topik penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana Paham Inkarnasi
menurut Raimundo Panikkar dan Kontribusinya bagi Teologi Agama-Agama. Dibimbing oleh bapak Yohanes Krismantyo Susanta, M.Th selaku pembimbing (I) dan ibu Hasrat Dewy Rante Allo, M.MG selaku pembimbing (II). Jenis metode penelitian yang digunakan dalam Penelitian ini yaitu metode penelitian Kualitatif bentuk kepustakaan yang mumi pada studi Literartur tentang konsep Allah menjadi Manusia. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Inkarnasi merupakan cara Allah menjumpai manusia yang telah terpisah oleh perbuatan dosa yang lebih dikenal dengan konsep penyelamatan. Keberadaan Bapa sebagai dimensi Apofatik dikemukakan Raimundo Panikkar sebagai yang mengambil rupa dalam
pribadi sang Anak. Tidak terlepas dari itu bahwa keberadaan Allah yang absolut itu tidak menutup kemungkinan ada perbedaan pandangan agama lain dalam memahaminya karena dalam kaca mata teologi agama-agama lain perihal Inkarnasi merupakan sesuatu hal yang belum final sehingga tetap mencari kebenarannya. Posisi teologi agama-agama harus mampu menerima dan merukunkan perbedaan pandangan tersebut sehingga teologi agama-agama dalam keberadaannya tidak dipandang sebagai pemisah karena menutup diri atas perbedaan pandangan itu. Menerima perbedaan bukan berarti melepas dogma tentang Inkarnasi Allah di dalam pribadi sang anak yang menjadi pusat keyakinan umat Kristen.