DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Pendampingan di Institut Teologi Gereja Toraja terhadap Pelayanan Proponen Gereja Toraja di Wilayah II Rantepao
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA
Author
Padati, Ita
Subject
BV Practical Theology 
Datestamp
2024-09-25 13:18:40 
Abstract :
Pada penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian kualitatif. Jenis penelitian dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan dan menganalisis permasalahan yang ditemukan. Penelitian kualitatif didasarkan pada data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara, sedangkan data sekunder diperoleh melalui buku-buku yang berkaitan dengan penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat gambaran dan mengetahui bagaimana pengaruh pendampingan di Institut Teologi Gereja Toraja terhadap pelayanan proponen Gereja Toraja di Wilayah II Rantepao. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa , Institut Teologi Gereja Toraja sebagai wadah yang dibentuk dan didirikan oleh Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja, telah menjalankan pendampingan dan penyiapan kepada setiap proponen dengan baik sesuai dengan kurikulum yang ada. Materi pendampingan cukup Relevan serta menjawab kebutuhan pelayanan dalam jemaat. Namun karena konteks jemaat berbeda-beda sehingga ada materi yang kemudian dianggap proponen tidak relevan dalam jemaat, sehingga ada proponen yang tidak dapat lagi melanjutkan pelayanan dalam jemaat. Tetapi, Proponen yang tidak melanjutkan pelayanan dalam jemaat, bukan karena pendampingan ITGT yang gagal, melainkan karena proponen kurang memahami panggilannya. ABSTRACT In this study, researchers used qualitative research. This type of research in this study uses a qualitative descriptive approach, namely describing and analyzing the problems found. Qualitative research is based on primary data and secondary data. Primary data was obtained through interviews, while secondary data was obtained through books related to research. The purpose of this study was to see an overview and find out how the influence of mentoring at the Toraja Church Theological Institute has on the ministry of the Toraja Church proponent in Region II Rantepao. The results of this study indicate that the Toraja Theological Institute as a forum formed and established by the Toraja Church Synod Working Committee has provided assistance and preparation for each proponent properly according to the existing curriculum. Mentoring material is quite relevant and answers the needs of ministry in the congregation. However, because the context of the congregation is different, so there is material that is later considered by the proponents to be irrelevant in the congregation, so that there are proponents who can no longer continue serving in the congregation. However, the Proponent did not continue serving in the congregation, not because the Toraja Church Theological Institute assistance failed, but because the proponent did not understand his calling. The result of using reality counseling therapy are effective for providing assistance and application to a mother who has to live with a child with mental disorders. 
Institution Info

INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA