DETAIL DOCUMENT
Kristologi Eran Dilangi’: Membaca Eran Dilangi’ dari perspektif Inkarnasi Yesus Kristus dalam Semangat Misi di Toraja
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA
Author
Sapa', Alfrianita
Subject
BV Practical Theology 
Datestamp
2024-09-25 13:16:51 
Abstract :
ABSTRAK Eran Dilangi merupakan sebuah mitos yang melegenda bahkan dihidupi oleh masyarakat Toraja. Eran Dilangi memiliki kedudukan yang penting dalam keberlangsungan kehidupan orang Toraja dan penciptanya. Tangga tersebut digunakan untuk menjalin komunikasi dan menjadi penghubung antara Puang Matua dan umatnya. Tetapi kemudian tangga ini runtuh yang mengakibatkan relasi itu terputus, ada upaya yang dilakukan untuk membangun relasi tersebut tetapi itu hanya bersifat sementara. Maka dari itu dalam tulisan ini, penulis hendak mengkaji tentang paham Kristologi Eran Dilangi? dari Perspektif Inkarnasi Yesus Kristus dalam Semangat Misi Di Toraja. Metode Penelitian yang penulis pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Kristologi Eran dilangi? merupakan sebuah gagasan dan sebuah sarana untuk memberitakan Yesus dalam konteks Toraja. Analogi Yesus sebagai Eran Dilangi? ditinjau dari peran dan fungsi tangga tersebut. Mite atau mitologi Eran dilangi? dalam hal ini digunakan untuk memahami dan mengekspresikan sebuah misteri iman akan Yesus Kristus. Dengan demikian membaca Eran Dilangi? dari perspektif inkarnasi Yesus Kristus merupakan cara atau media dalam merefleksikan Yesus Kristus yang kita iman dalam kehidupan. Kata Kunci: Kristologi, Eran Dilangi? Inkarnasi ABSTRACT Eran Dilangi is a legendary myth that is even lived by the Toraja people. Eran Dilangi has an important position in the survival of the Toraja people and their creator. The stairs are used to establish communication and act as a link between Puang Matua and his people. But then this ladder collapsed which resulted in the relationship being broken, there were efforts made to build the relationship but it was only temporary. Therefore, in this article, the author wants to examine the Christological understanding of Eran Dilangi' from the perspective of the Incarnation of Jesus Christ in the Spirit of Mission in Toraja. The author's research method is a qualitative approach. The results of the research conclude that Eran dilangi' Christology is an idea and a means to preach Jesus in the Toraja context. The analogy of Jesus as Eran Dilangi' is seen from the role and function of the ladder. The myth or mythology of Eran dilangi' in this case is used to understand and express a mystery of faith in Jesus Christ. Thus, reading Eran Dilangi' from the perspective of the incarnation of Jesus Christ is a way or medium to reflect on Jesus Christ, whom we believe in in life. Keywords: Christology, Eran Dilangi' Incarnation 
Institution Info

INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA