Abstract :
ABSTRAK
Kurangnya perhatian terhadap alat musik tradisonal dapat memberi dampak
buruk bagi pelestarian alat musik tradisional secara khusus alat musik geso ?-geso ?, karena kurangnya minat dalam belajar dan mengenal alat musik tersebut. Peneliti mengkaji alat musik geso?-geso? secara organologi yang berarti dari segi bentuk fisik alat musik. Penulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan alat musik geso ?- geso? secara struktural dan fungsional. Dengan menggunakan teori pengklasifikasian alat musik, organologi melalui disiplin etnomusikologi dengan melakukan 2 pendekatan secara struktural dan fungsional. Adapun metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan cara kerja etnomusikologi yaitu kerja lapangan dan keija laboratorium yang berarti seluruh data yang telah dikumpulkan dalam lokasi penelitian kemudian dipelajari lalu dianalisis. Hasil penelitian menjelaskan bahwa alat musik geso?-geso? termasuk jenis alat musik kordofon, sumber bunyinya berasal dari senar. Geso ?-geso ? terbuat dari kayu sipate/kayu jati, tempurung kelapa yang dilapisi dengan kulit binatang, bambu, dan buluh pohon aren. Alat musik geso?-geso? dimainkan dengan menggunakan 2 cara yaitu dengan teknik pengenalan alat musik dan pengelolahan
rasa/interpretasi pemain. Selain digunakan dalam kehidupan masyarakat sebagai hiburan dan kegiatan kebudayaan, kini dapat digunakan sebagai persembahan pujian untuk Tuhan dalam Gereja.
Kata kunci: Organologi, Geso-Geso ?, Struktural, Fungsional