DETAIL DOCUMENT
Eksegesis Markus 10:43-44 tentang Pemimpin yang Menghamba dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan Pemuda di Jemaat Sion Malimbong
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA
Author
Sirenden, Wenice Nofelia
Subject
BS The Bible 
Datestamp
2024-10-01 14:36:08 
Abstract :
Wenice Nofelia Sirenden (2020175137), tahun 2021, Jurusan Teologi Kristen. Judul Skripsi: Eksegesis Markus 10:43-44 Tentang Pemimpin Yang Menghamba dan Relevansinya Terhadap Kepemimpinan Pemuda Di Jemaat Sion Malimbong. Dosen Pembimbing: Ibu Trisnawadi Darius, M.Th (1) dan Bapak Roby Marrung, M.Th (II). Penulisan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya pemimpin masa kini yang tidak melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik serta tidak mencerminkan pemimpin yang menghamba, seperti kepemimpinan pemuda di Jemaat Sion Malimbong. Pemimpin berarti memegang suatu jabatan yang besar untuk menjalankan tugasnya dengan baik serta untuk kepentingan banyak orang. Namun masih banyak pemimpin-pemimpin yang mengabaikan tugasnya. Adapun tujuan dari penulisan skripsi ini, yaitu: pertama, untuk mengetahui konsep pemahaman pemimpin yang menghamba dalam Markus 10:43-44; kedua, untuk mengetahui bagaimana relevansi konsep pemimpin yang menghamba dalam Markus 10:43-44 terhadap kepemimpinan pemuda di Jemaat Sion Malimbong. Metode yang digunakan penulis yaitu metode kualitatif yang di dalamnya menggunakan pendekatan eksegese dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka (Library Research) terhadap berbagai sumber data seperti Alkitab, tafsiran-tafisran, jurnal-jurnal dan buku-buku yang berhubungan dengan pemimpin yang menghamba, serta melakukan observasi dan wawancara untuk mengetahui kepemimpinan pemuda di Gereja Toraja Jemaat Sion Malimbong dalam lingkup PPGT. Penulis memberi kesimpulan bahwa pemimpin yang menghamba adalah pemimpin yang memiliki kerendahan hati, rela mengangkat tanggung jawab yang besar untuk kepentingan umat-Nya. Yesus Kristus telah memberikan teladan dan ajaran bagi setiap umat-Nya untuk memiliki kepemimpinan yang menghamba. Namun, kepemimpinan yang terjadi di kalangan PPGT Jemaat Sion Malimbong belum menunjukkan sikap sebagai seorang hamba. Lewat tulisan ini, diharapkan para pemimpin mampu menjadi pemimpin yang menghamba terutama dalam kalangan pemuda Kristen. 

Institution Info

INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA