Abstract :
ABSTRAK
Penelitian ini bertitik tolak dari cara guru dalam menerapkan model
pelaksanaan pengayaan dan remedial dalam mencapai ketuntasan belajar, sehingga difokuskan pada rumusan pertanyaan apakah pelaksanaan pengayaan dan remedial sudah efektif dalam mencapai ketuntasan belajar. Permasalahan ini dibutuhkan kajian pustaka sebagai landasan untuk membangun analisis sebagai jawaban permasalahan tersebut. Adapun jenis penelitian yang telah penulis gunakan yaitu penelitian kualitatif. Penelitian ini di laksanakan di SMPN 4 Mengkendek Kecamatan Gandangbatu Sillanan, dan menggunakan dua sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan studi lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengayaan dan remedial telah dilaksanakan, namun tidak beijalan secara efektif dalam mencapai ketuntasan belajar karena guru hanya melaksanakannya dua kali dalam satu semester (pada saat selesai ulangan harian ataupun pada saat selesai semester), tidak berdasarkan idealnya. Ketuntasan belajar bukan hanya terkait dengan ketercapaian nilai, namun ketercapaian sikap, pengetahuan dan keterampilan juga dapat diperoleh melalui transformasi pembelajaran yang di dalamnya di laksanakan pengayaan dan remedial. Kata kunci: Pengayaan, Remedial, Ketuntasan, Belajar.