Abstract :
ABSTRAK
Mince Pandung 20062216: Judul: "Ibadah Hari Minggu? Suatu Kajian Teologis
Mengenai Faktor-Faktor yang Menyebabkan Warga Jemaat Balla?
kurang Khidmat dalam Mengikuti Ibadah ,Hari Minggu.
Merujuk pada kitab Perjanjian Baru mengenai perkataan Yesus dalam kitab
Matius 5:22-25.Pada ayat tersebut sangat jelas Yesus tidak menghendaki adanya
kekacauan dalam suatu ibadah yang dilakukan oleh umat tetapi Ia ingin agar ibadah dilakukan dalam suasana hati yang tidak damai. Oleh sebab itu selayaknyalah umat yang ada pada masa kini sungguh-sungguh merenungkan akan perkataan Yesus itu sehingga Jemaat yang hadir dalam ibadah dapat dengan benar-benar sujud menyembah Tuhan dengan berhiaskan kekudusan, sebagaimana yang dikatakan oleh Daud dalam Mazmur 96:8-13 Hal itulah yang hendak dilakukan oleh umat Tuhan yakni dengan sujud menyembah Tuhan dengan berhiaskan kekudusan dengan penuh ketaatan. Adapun tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui apa yang penyebabkan sehingga suasana ibadah hari minggu di Jemaat tidak khidmat. Mengupayakan agar suasana ibadah di Hari Minggu Jemaat Balla? menjadi khidmat. Dan ternyata hasil penelitian (observasi dan wawancara) menunjukkan bahwa ketidakkhidmatan di pengaruhi oleh beberapa faktor seperti pemimpin yang kurang
mampu untuk mengarahkan jemaat, liturgi yang' kurang kreatif dan waktu
pelaksanaan ibadah. Oleh sebab itu maka sangat perlu bagi pelayan di Jemaat Balla? untuk mengadakan pembinaan khusus untuk cara-cara menata suatu liturgi yang kreatif dan komunikatif serta memperhatikan waktu ibadah agar tidak menjenuhkan warga jemaat dalam beribadah.Dan setelah penulis mengadakan penelitan melalui Observasi dan wawancara maka diketahi beberapa faktor yang menyebabkan kurang Khidmatnya Ibadah hari Minggu di Jemaat Balla? seperti:Pemimpin yang kurang\mampu dalam mengarahkan jemaat,liturgi yang kurang kreatif,waktu pelaksanaan ibadah yang kurang tepat,dan juga faktor ketidak siapan jemaat dalam mengikuti
ibadah.Oleh sebab itu maka sangat perlu bagi majelis gereja untuk mengadakan
pembinaan khusus tentang cara-meyusun liturgi yang Kreatif,cara-cara
mempersiapkan Khotbah yang komunikatif,serta memperhatikan waktu untuk
pelaksanaan Ibada Hari Minggu serta memberi arahan-arahan pada anggota jemaat sebelum Ibadah hari minggu belangsung.