Abstract :
ABSTRAK
FER1YANTO, 2013, Suatu Kajian Teologis Praktis Tentang Peran Doa Bapa
Kami Sebagai Sumber Pembelajaran Doa Bagi Pemuda Dalam Persekutuan
Pemuda Gereja Toraja Jemaat Karassik Klasis Rantepao.
Skripsi ini dirampungkan dengan upaya untuk mengetahui sejauh mana peran
Doa Bapa Kami sebagai sumber pembelajaran doa bagi pemuda dalam PPGT Jemaat Karassik. Data yang dikumpulkan sebagai hasil penelitian lapangan dengan melakukan wawancara dan observasi juga dari hasil pengalaman dikaji dan dianalisis dengari menggunakan pendekatan kualitatif.
Dari hasil penelitian terhadap responden menunjukkan bahwa mereka
mengetahui makna pentingnya berdoa. Akan tetapi terdapat pengakuan dimana
mereka memiliki kecenderungan atau kesulitan dalam berdoa. Hal ini diakibatkan adanya perasaan takut salah mengucapkan doa karena sulit menyusun kata-kata serta tidak paham akan struktur doa. Hal ini kemudian menarik untuk dikaji berdasarkan contoh atau model doa yang diajarkan Yesus yakni Doa Bapa Kami yang diharapkan mampu menjadi rujukan doa pemuda. Doa Bapa Kami adalah doa yang diajarkan Yesus dalam rangkaian pengajaranNya mengenai kehidupan keagamaan yang benar.
Doa ini untuk menjawab permintaan murid-murid agar berdoa tidak seperti orang munafik yang bertele-tele. Doa Bapa Kami telah dikenal sekian lama namun makna setiap kalimat didalamnya belum dipahami secara maksimal. Unsur-unsur doa yang terdapat dalam Doa Bapa Kami belum menjadi pembelajaran unsur doa pemuda dalam PPGT Jemaat Karassik. Walaupun Doa Bapa Kami sudah diperkenalkan sejak kecil yang seharusnya dalam perkembangan pemuda telah diperlengkapi berdoa dari doa
tersebut namun tetap saja memiliki ketakutan dalam berdoa. Doa Bapa Kami telah dikenal lama dan sering diucapkan akan tetapi makna dan isi pembelajaran
didalamnya belum mengambil bagian untuk diaplikasikann dalam kehidupan
khususnya pembelajaran berdoa.Hal ini bisa diakibatkan dari kurang maksimalnya pemaknaan Doa Bapa Kami secara utuh.