Abstract :
Perianto M. Analisis Pembentukan Karakter Anak Usia 5-12 Tahun Melalui Persekutuan Meja Makan dalam Keluarga Di GTM Cabang Kebaktian Kabae Klasis Ulusalu. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah karakter yang terjadi pada anak usia 5-12 tahun di lokasi penelitian. Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui dan mendeskripsikan, bagaimana pembentukan karakter anak usia 5-12 tahun melalui makan bersama dalam keluarga di GTM Cabang Kebaktian Kabae Klasis Ulusalu. Persekutuan meja makan sebagai media pembentukan karakter. Tulisan ini, menggunakan pendekatan kualitatif yakni melalui kegiatan wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian, melalui makan bersama dalam keluarga orangtua membentuk karakter anak dengan strategi keteladanan, pembiasaan dan pemberian nasehat dalam setiap karakter yang dibentuk pada diri anak. Melalui cara orangtua, dapat membentuk karakter seperti; mandiri, melalui keterlibatan anak menyediakan alat makan dan menyajikan makanan. Religius, mengawali makan bersama dengan doa. Menghormati, anak mendahulukan orangtua mengambil makanan. Menghargai usaha orangtua, anak tidak menghambur nasi dan tidak menyisahkan makanan di piring setelah makan. Berbagi, anak mengambil makanan sesuai dengan kebutuhan dan saling menerima sesuai kebutuhan masing-masing. Tanggung Jawab, anak membersikan alat dan tempat setelah makan. Persekutuan, dengan cara orangtua mencari, memanggil anak untuk makan bersama. Berdamai, orangtua mengintruksikan anak menyelesaiakan setiap masalah yang terjadi antara anggota keluarga. Saran agar orangtua dalam membentuk karakter anak, selalu memperhatikan pemberian nasehat dengan bahasa yang dimengerti benar oleh anak. Kata Kunci: Karakter, Anak, Orangtua, Keluarga, Meja Makan.