Abstract :
ABSTRAK
Martin Kesi (2020175098), jurusan Teologi Kristen, 2021, menyusun
skripsi dengan judul ?Studi Terhadap Pergeseran Nilai Dalam Tradisi
Massaung Dalame Di Kelurahan Sirna, Simbuang?. Pembimbing I Ibu
Isobeliana Musrini, M.Pd.K dan pembimbing II Ibu Novita Toding M.Pd.
Skripsi ini ditulis untuk mengkaji bagaimana pergeseran nilai dalam
tradisi massaung dalame. Tradisi massaung dalame merupakan sebuah tradisi yang dilakukan sebagai bentuk ekspresi ungkapan syukur dan sukacita atas hasil panen. Masyarakat mengekspresikan bentuk ucapan syukurnya dengan melakukan sabung ayam tanpa memgunakan taruhan uang di dalamnya. Namun pada realitas yang terjadi sekarang, masyarak di kelurahan Sirna tidaklah memaknai saungan dalame sebagai bentuk ekspresi sukacita panen melainkan di dalamnya dijadikan kesempatan untuk melakukan judi sabung ayam. Hal ini kemudian menjadi alasan
penulis untuk melakukan penelitian dengan mengkaji pergeseran nilai yang teijadi dalam tradisi massaung dalame di Kelurahan Sirna, Simbuang.
Dalam penelitian penulis menggunakan metode kualitatif yaitu dengan
cara melakukam wawancara untuk memperoleh informasi sekaitan dengan tradisi massaung dalame. Setelah mengumpulkan data selanjutnya dilakukan analisis data yang bertujuan untuk mendapatkan makna dari apa yang sedang diteliti. Tradisi massaung Dalame merupakan tradisi yang pada dasarnya memiliki makna yang baik yaitu sebagai salah satu wujud ekspresi sukacita dan ungkapan syukur kepada Tuhan atas berkat-Nya melalui hasil panen. Terjadinya pergeseran nilai dalam tradisi ini yakni dari ekspresi sukacita panen menjadi judi disebabkan oleh beberapa faktor yaitu adanya kesempatan dan peluang untuk melakukan judi, faktor kondisi ekonomi, dan persepsi yang keliru bahwa judi secara khusus judi sabung ayam merupakan bagian dari budaya Toraja. Dampak dari judi sebagai hasil pergeseran nilai dalam tradisi massuang dalame menciptakan mentalitas judi
dan merusak perilaku serta moral masyarakat. Dengan demikian di akhir skripsi ini penulis mengharapkan tokoh-tokoh gereja, tokoh adat bersama pemerintah dapat berkonstribusi mengarahkan dan memberi pemahaman kepada masyarakat di Kelurahan Sirna agar memahami dengan benar makna tradisi massaung dalame sebagai bentuk ucapan syukur panen.
Kata Kunci : Pengucapan syukur, massaung dalame, Pergerseran Nilai,
judi