Abstract :
ABSTRAKSI
YOHANIS RURU PATIUNG, tahun 2008 menyusun skripsi
dengan judul "Ma'pakendek" dengan sub judul "Suatu
Tinjauan Teologis Sosiologis Atas Acara Ma'pakendek Dan
Implikasinya Bagi Orang Kristen Di Lempo Batu Sangbua".
Ma'pakendek merupakan salah satu ritual yang ada
dalam Aluk Rampe Matallo yang merupakan ungkapan syukur
dari keluarga yang sembuh dari penyakit cacar atau saki
ma'bulaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa dan
bagaimana ma'pakendek dan sejauh mana dampaknya bagi
orang Kristen yang di Lempo Batusangbua.
Penelitian ini bersifat kualitatif atau wawancara
dengan populasi penelitian adalah warga masyarakat Lempo
Batusangbua yang telah dipilih secara acak oleh peneliti.
Hasil penelitian membuktikan bahwa warga masyarakat Lempo
Batusangbua masih banyak yang melakukan acara ma'pakendek
sebagai ungkapan syukur dari orang yang sembuh dari
penyakit cacar. Dan pelaksanaan ma'pakendek masih ada
benih-benih Aluk Todolo yang ada di dalamnya sekalipun
yang melakukan adalah orang Kristen. Lewat hal inilah
kesimpulan dari penulisan ini, penulis mengambil
kesimpulan bahwa dengan adanya ritual tersebut masyarakat
Lempo yang menganut agama Kristen masih menganut paham
dualisme keyakinan. Upacara ma'pakendek merupakan sebuah
realita sosial yang tidak serta merta dihilangkan dari
kehidupan masyarakat.