Abstract :
ABSTRAK
YULIUS DANIEL PAELONGAN, 2014, menyusun skripsi dengan judul,
? BERTUMBUH DALAM DURI?, dengan sub judul ?kajian historis teologis
tentang pertumbuhan gereja Kemah Injil Indonesia Jemaat Getsemani Ku?lang Gandasil Tana Toraja. Judul ini diangkat sebagai bahan untuk melihat bagaimana kehidupan gereja bertumbuh yang akan memberikan pengaruh yang cukup besar dalam kehidupan dan kesaksian hidup sebagai anggota gereja. Dari skripsi ini hendak menjelaskan bahwa sebagai gereja yang sehat yang memiliki akan pengaruh yang cukup besar dalam kehidupan anggota masyarakat. Ternyata kebannyak orang tidak mengerti apa itu gereja sekalipun sudah puluhan tahun hidup dalam komunitas gereja. Ternyata di lapangan peneliti menemukan keadaan ada sebagian
besar anggota gereja yang tidak pernah hadir di persekutuan gereja (mati rohani). P. Wagner ?Pertumbuhan gereja bukanlah sesuatu yang tidak sesuai dengan realitas Ilahi?. M. Kahler mengatakan, ?bilamana dan kendatipun sejarah sejak 18 abad nampak bagi saya seperti sejarah tanpa Kristus, maka hal inipun tepat. Juga akan perwujudan Kerajaan ALLAH, manusia hanya dapat percaya dan itulah maksud Tuhan?. Dalam sejarah gereja pertumbuhannya ada banyak kesulitan yang dilaluinya namun tetap berkembang, ada pertumbuhan baik secara jumlah maupun mutu. Dan juga mereka adalah umat ALLAH yang diberikan tanggungjawab dalam menuntun jiwa-jiwa baru yang dibawa kepada ALLAH untuk diselamatkan. Maka dari situlah sabagai gereja yang sehat senantiasa mendisiplinkan akan kehidupan dan rohaninya seperti rajin membaca Alkitab, saat teduh, berdoa, puasa serta memiliki pola hidup kasih dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga setiap anggota gereja tidak mudah digoyahkan oleh berbagai kesulitan. Dapat semakin mempunyai kerinduan dalam pelayanan.
Oleh karena itu melalui tinjauan ini penulis mengharapkan supaya
hendaknya selalu mendisiplin akan kerohanian sehingga kualitas iman dan moral selalu menjadi kesaksian, dan terarah kepada ALLAH di dalam Tuhan Yesus Kristus. Menjadi jemaat Allah berarti membawa orang kepada keselamatan yang sejati dalam Kristus dan menjadi relasi yang dikanan dengan -Nya serta saksi-saksi-Nya, kamu adalah surat Kristus ... (lKor.3: 3).