Abstract :
ABSTRAK
Frida Londa, 2006, Mengapa Ini Terjadi ?? Subjudul : Suatu
Tinjauan Teologis-Praktis Tentang Faktor-Faktor Yang
Menyebabkan Terjadinya Perceraian Dalam Pernikahan Keluarga
Kristen Di Gereja Toraja Jemaat Kollo Klasis Tondon.
Dalam Alkitab ditemukan bahwa Allah merencanakan pernikahan
untuk tujuan-Nya dan untuk kebahagiaan manusia. Dalam pernikahan
mereka akan saling menghibur dan membantu, tidak peduli apa yang
terjadi. Kaya atau miskin, kuat atau lemah, sehat atau sakit, sampai akhir
hidup mereka. Namun kenyataan yang terjadi ada banyak terjadi
perceraian dalam pernikahan keluarga kristen di Gereja Toraja Jemaat
Kollo.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang
menyebabkan terjadinya perceraian di Jemaat Kollo. Dengan demikian
manfaat penelitian ini secara akademik memberikan konstribusi pemikiran
bagi pengembangan Teologi di STAKN Toraja, khususnya yang
menyangkut penyebab terjadinya perceraian dalam pernikahan keluarga
kristen dan dapat dijadikan sebagai referensi ilmiah di perpustakaan
STAKN Toraja; sedangkan manfaat praktis adalah untuk memberikan
konstribusi pemikiran bagi keluarga kristen di kalangan anggota Jemaat
Kollo agar dapat memahami pentingnya kesetiaan dalam pernikahan
kristen karena Allah sangat membenci perceraian.
Data dan informasi yang penulis butuhkan dalam penulisan ini
diperoleh dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik
pengumpulan data melalui studi kepustakaan, observasi (pbservatiori) dan
wawancara (interview) dengan orang-orang yang sudah bercerai di Jemaat
Kollo. Data tersebut diolah dengan menggunakan metode pendekatan
deskriptif naratif yaitu data yang diperoleh di lapangan dipaparkan apa
adanya berdasarkan kenyataan yang terjadi di lapangan.
Dari hasil penelitian terhadap 10 informan di Jemaat Kollo Klasis
Tondon, penulis menemukan bukti bahwa faktor-faktor yang
menyebabkan terjadinya perceraian di Gereja Toraja Jemaat Kollo Klasis
Tondon adalah : menikah secara adat, kekerasan dalam rumah tangga,
ekonomi, tidak mempunyai anak, komunikasi, family/ orang tua,
dijodohkan orang tua, perbedaan agama/ budaya, perselingkuhan,
pernikahan dini.