Abstract :
ABSTRAK
Dalam penulisan ini, penulis menemukan masalah sekaitan dengan
pelayanan diaken dalam jemaat yang belum sepenuhnya melaksanakan apa yang seharusnya menjadi tugasnya, yaitu memberikan pelayanan kepada orang miskin dan sakit. Untuk mendalami penelitian ini, penulis melakukan metode pendekatan kualitatif. Perolehan data dalam penelitian ini diperoleh melalui studi kepustakaan, observasi, dan wawancara kepada diaken dan penatua. Untuk memahami hal tersebut secara mendalam, penulis menggunakan dan memaparkan beberapa teori, antara lain: Yohanes Calvin, jabatan Gerejawi menurut Calvin, sejarah singkat pelayanan diaken pada masa Calvin, pengertian diaken dan tugas diaken menurut Calvin, pandangan Alkitab tentang diaken, diaken dalam Gereja Toraja dan diakhiri dengan memaparakan hasil penelitian yang telah penulis lakukan di Gereja Toraja Jemaat Rembo?-rembo? diaken dan penatua yang ada di jemaat tersebut. Dari hasil penelitian penulis mendapatkan bahwa diaken mengabaikan tugas pokoknya padahal mereka sudah mengetahuinya. Meskipun ada pelayanan diakonia yang dilakukan dalam jemaat, tetapi hal itu bukanlah inisiatif dari diaken. Penulis mengambil kesimpulan bahwa pelayanan diaken sangat kurang dan belum sepenuhnya dirasakan oleh anggota jemaat.