Abstract :
ABSTRAKSI
Bekerja bukanlah sesuatu yang mudah bagi setiap orang terlebih jika
tidak ditunjang dengan keterampilan dan pendidikan yang sesuai. Sekali lagi
hokum rimba juga berlaku dalam bidang ini. Karena telah menjadi tuntutan
zaman dan hidup yang lebih baik, maka mau tidak mau setiap orang harus
memiliki kemampuan, keterampilan dan kemauan dalam bekerja. Salah satu
contoh pekerjaan yang harus dicakup ketiga hal tersebut adalah TKI (Tenaga
Kerja Indonesia). Pengiriman TKI meliputi Negara Saudi Arabia, Hongkong,
Singapura dan Malaysia dengan ini menempatkan TKI sebagai salah satu
pendapatan devisa terbesar negara ini tidak lantas membuat anggapan dalam
masyarakat berubah tentang keberadaan dan pekerjaan sebagai TKI/TKW.
Menjadi TKW (Tenaga Kerja Wanita) menurut kebanyakan orang adalah
pekerjaan yang rendah karena pekerjaan ini lebih melekat kepada pekerjaanr
sebagi buruh, pembantu rumah tangga yang selalu mengabdi kepada orang
lain. Bukan tanpa resiko menjadi TKW di Negara lain. Terkadang mereka
mendapatkan perlakuan yang semena-mena dan tidak manusiawi dari negara,
aparat pemerintah bahkan rumah di mana tempat mereka bekerja, menjadi
bagian yang selalu menghantui kehidupan para pembantu rumah tangga.