Abstract :
ABSTRAK
Heppy Paminnakan menyusun skripsi dengan judul: ?Penyebab
Kurangnya Minat Anak Sekolah Minggu Mendengarkan Cerita
Alkitab di Gereja Toraja Jemaat Efrat Ratteayun Klasis Rembon
Sado?ko9?, yang diajukan kepada Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri
(STAKN) Toraja. Pemilihan topik ini, dilatarbelakangi oleh pengalaman penulis dalam melaksanakan tugas sebagai guru Sekolah Minggu di jemaat
tersebut. Penulis melihat bahwa ada sebagian dari anak Sekolah Minggu
di jemaat ini khususnya pada kelas kecil, yang kurang berminat dalam
mendengarkan cerita Alkitab dalam ibadah Sekolah Minggu, meskipun
guru Sekolah Minggu telah menggunakan berbagai metode dalam
mengajar. Mereka lebih tertarik pada cerita lain daripada cerita Alkitab.
Selain itu, ada juga sebagian dari mereka yang selalu ribut, mengganggu
temannya, bermain dan keluar masuk ruangan ketika guru Sekolah
Minggu sedang bercerita. Hal tersebutlah yang mendorong penulis untuk
ingin mengetahui apa penyebab dari masalah tersebut.
Untuk mendapatkan data sehubungan dengan topik di atas, maka
penulis melakukan penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif
atau dengan cara opservasi dan wawancara dengan tiga guru Sekolah
Minggu, dua orangtua anak dan empat anak Sekolah Minggu, yang
kemudian disebut sebagai informan untuk memberikan data yang
dibutuhkan. Berdasarkan data yang diperoleh, penulis mendapatkan bahwa
penyebab kurangnya minat anak mendengarkan cerita Alkitab disebabka
oleh beberapa hal yaitu, kurangnya dorongan dari orangtua, anak-anak
lebih menyukai bermain game dan cerita film dibandingkan cerita
Alkitab, pengaruh dari teman-teman atau lingkungan sosial, kurangnya
keija sama antara guru Sekolah Minggu dengan orangtua dan ada
sebagian guru Sekolah Minggu yang kurang kreatif dalam mengajar.
Penulis melihat bahwa penyebab utama dari masalah tersebut ialah
kurangnya keija sama antara guru Sekolah Minggu dengan orangtua.
Dengan demikian, sangat diharapkan kepada guru Sekolah Minggu dan
orangtua untuk menjalin keija sama yang baik agar keduanya dapat
mengetahui kebutuhan anak-anak Sekolah Minggu.