Abstract :
Andre Rollando. Judul Skripsi Cabulisme, dengan Sub Judul Hermeneutik
Tentang Percabulan Dalam Surat 1 Korintus 6:12-20 dan Implikasinya Bagi
Perilaku Umat Kristiani. Dibimbing oleh Salmon Pamantung, M.Th. selaku
pembimbing satu, dan. Yohanes Krismantyo Susanta, M. Th. selaku pembimbing
dua. Kebebasan manusia kini telah tercemar karena dosa sehingga apa yang timbul dalam hatinya cenderung membuahkan dosa salah satunya adalah kasus percabulan yang sangat marak terjadi saat ini bahkan di kalangan umat kristiani. Hal serupa juga terjadi di Jemaat Korintus sehingga Paulus memperingatkan mereka untuk menjauhi percabuan dalam Surat 1 Korintus 6:12-20. Untuk itu penulis ingin mengkaji seperti apa pemahaman cabul dan melihat implikasinya bagi perilaku umat kristiani. Dalam menyelidiki dan mengkaji makna Cabulisme, maka digunakan metode hermeneutik dengan analisis literatur atau studi pustaka. Cabulisme merupakan pemahaman tentang penyalah gunaan tubuh secara bebas untuk melakukan dosa. Jika diperhatikan, tentunya hal tersebut sangat banyak terjadi karena dosa cabul tidak hanya dibatasi pada kejahatan seksual saja, tetapi juga kejahatan-kejahatan lainnya. Seharusnya umat kristiani yang tersebar di berbagai aspek kehidupan ini harus menyadari dirinya sebagai orang yang bebas dari perhamabaan dosa, bukan bebas untuk melakukan dosa karena penebusan yang dilakukan Kristus hanya sekali untuk seluruh tubuh dan jiwa manusia.