Abstract :
Mirdayanti Sanda. Pada tahun 2018 menulis Skripsi dengan judul
?Kajian Eksegetis berdasarkan Galatia 5:22-23 dan Implementasinya
Terhadap Pendeta Masa.? Dibimbing oleh Salmon Pamantung, M.Th selaku
pembimbing satu dan Yohanes Krismantyo Susanta, M.Th selaku
pembimbing dua. Adapun tujuan dari tulisan ini adalah untuk menguraikan makna teks Galatia 5:22-23 dan implementasinya terhadap Pendeta masa kini. Penulis memulai dengan gambaran umum terhadap surat Galatia secara umum dan melakukan studi eksegesis teks Galatia 5:22-23 dengan menggunakan
pendekatan Kritik Tata Bahasa, selanjutnya dipaparkan juga bagamaimana
seharusnya orang percaya dalam hal ini para Pendeta dan mahasiswa Teologi
memahami Buah Roh berdasarkan teks tersebut untuk kemudian dapat
dibagikan kepada jemaat-jemaat Tuhan sehingga mereka mengetahui makna
yang sebenarnya dari teks tersebut dan dapat mengaplikasikannya dalam
kehidupan sehari-hari. Tulisan ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan penulis terhadap kehidupan beberapa pendeta yang menunjukkan cara hidup yang tidak dapat menjadi teladan bagi jemaat dan masyarakat secara umum. Seperti halnya pendeta yang bercerai, selingkuh, dan ada juga marah ketika dia merasa
diperlakukan tidak sesuai dengan jabatannya dalam jemaat. Hal-hal demikian
dapat terjadi karena kurangnya kesadaran dan penyerahan diri dalam
mengerjakan tanggungjawab sebagai pendeta. Hal itulah yang menggugah
penulis untuk melakukan penelitian bagaimana makna Buah Roh yang
sebenarnya dalam surat Galatia 5:22-23 dan bagaimana implementasinya bagi
Pendeta dan mahasiswa Teologi. Setelah melakukan penelitian ini, penulis berharap bahwa hidup dalam Roh seperti yang dipaparkan dalam Galatia 5:22-23 memberikan manfaat pemikiran dan membangun kerohanian Pendeta, pelayan serta mahasiswa Teologi dimasa kini sehingga masyarakat umum yang belum percaya kepada Tuhan Yesus melihat bahwa orang Kristen menjadi teladan yang baik. Dalam zaman yang sangat modem saat ini seharusnya Gereja berada pada garis depan yang membawa dampak positif lewat kehidupan individu-individu yang sudah dibaharui hidupnya oleh pekerjaan Roh Kudus.