Abstract :
Sivfra Mangading (2220154137), in 2019. Compiled a thesis with
the title: Analysis of the Impact of Divorce on Psychological Conditions
of Pastors in the Toraja Church of the Kurra Congregation, Kurra
Denpiku Klasis, guided by Petrus Tiranda as supervisor I and Herman
Titting as supervisor II. The research was conducted witth a background regarding the number or married couples who failed in maintaining the integrity of the household specifically the pastor. Divorce is a problem that can hardly be
overcome by some families and the impact of divorce is very influential on
various aspects of life, such as psychological, ethical, and financial, and
also related to their status in society.The formulation of the problem of
this research is: What is the Impact of Divorce on the Psychological
Condition of the Pastor after a Divorce at the Toraja Church of the Kurra
Congregation, Kurra Denpiku Klasis?. The purpose of this study is to
describe the psychological impact experienced by a pastor after a divorce
in the Toraja Church of the Kurra Congregation, Kurra Denpiku Klasis.
The usefulness of this research could theoretically be useful to provide
Information about the psychological impact felt by a priest after a divorce.
Whereas practically, for researchers: it can add to the insight of
researchers, especially in the field of family psychology and personality.
The research method used in this study intends to understand the
phenomena about what is experienced by research subjects. The result of
this study indicate that there is a psychological impact experienced by a
divorced pastor, among others: stress, self-pressure, anxiety and
uncontrolled emotions.
Keywords: Priest, Divorce, Psichological Impact.
ABSTRAK
Sivfra Mangading (2220154137), tahun 2019 menyusun skripsi
dengan judul: Analisis Dampak Perceraian Terhadap Kondisi
Psikologis Pendeta di Gereja Toraja Jemaat Kurra Klasis Kurra
Denpiku, dibimbing oleh Petrus Tiranda selaku dosen pembimbing I
dan Herman Titting selaku dosen pembimbing II.
Penelitian ini dilakukan dengan latar belakang mengenai
banyaknya pasangan suami istri yang gagal dalam mempertahankan
keutuhan rumah tangga secara khusus pendeta. Perceraian merupakan
suatu permasalahan yang hampir tidak dapat diatasi oleh beberapa
keluarga dan dampak yang dirasakan akibat perceraian sangat berpengaruh
terhadap berbagai aspek kehidupan, seperti psikologis, etis, maupun
finansial, dan juga berhubungan dengan statusnya dalam masyarakat.
Rumusan masalah penelitian ini adalah: Bagaimana dampak perceraian
terhadap kondisi psikologis pendeta setelah bercerai di Gereja Toraja,
Jemaat Kurra, Klasis Kurra denpiku?. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mendeskripsikan dampak psikologis yang dialami seorang pendeta setelah
bercerai di Gereja Toraja Jemaat Kurra Klasis Kurra denpiku. Adapun
kegunaan dari penelitian ini secara teoritis dapat bermanfaat untuk
memberikan informasi tentang dampak psikis yang dirasakan seorang
pendeta setelah bercerai. Sedangkan secara praktis, bagi peneliti: dapat
menambah wawasan peneliti khususnya dalam bidang psikologi keluarga
dan kepribadian. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah
metode penelitian kualitatif, di mana dalam penelitian ini bermaksud untuk
memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian.
Hasil penelitian ini menunjukkan adanya dampak psikis yang dialami
seorang pendeta yang bercerai antara lain: stres, tekanan dalam diri,
kekuatiran serta emosi yang tidak terkontrol.
Kata kunci: Pendeta, Perceraian, Dampak Psikologis.