Abstract :
Yuliana Banne Karua. Judul Skripsi ?Mukjizat dan Pekabaran
Injil,? dengan subjudul ?Kajian Hermeneutik Injil Markus 16:17-18 dan
Implementasinya Bagi Orang Percaya Masa Kini.? Dibimbing oleh
Salmon Pamantung, M.Th selaku pembimbing satu dan Yohanes
Krismantyo Susanta, M.Th selaku pembimbing dua.
Adapun tujuan dari tulisan ini adalah untuk menguraikan makna
teks Markus 16:17-18 dan implementasinya bagi orang percaya masa kini.
Penulis memulai dengan gambaran umum terhadap kitab Markus secara
umum dan melakukan study eksegesis atau kajian Hermeneutik teks
Markus 16:17-18 dengan menggunakan pendekatan Kritik Kanonik,
selanjutnya dipaparkan juga bagamaimana seharusnya gereja atau orang
percaya memahami misi dan Mukjizat berdasaran teks tersebut dan
diakhiri dengan kesimpulan untuk memaparkan secara singkat apa yang
diperoleh dari penelitian ini.
Jika pada awalnya pemahaman tentang ?tanda-tanda? yang
menyertai orang percaya dalam Markus 16:17-18 dipahami sebagai suatu
tanda yang seharusnya menyertai semua orang percaya termasuk pada
masa kini, namun setelah dilakukan eksegese dengan pendekatan
hermenutik kritik kanonik, makna yang sebenarnya teks tersebut ialah
tentang kuasa yang Kristus berikan kepada semua orang percaya untuk
menjadi saksinya di tengah-tengah dunia ini. Kristus memberikan kuasa
tidak semuanya sama seperti yang diungkapkan dalam Markus 16:17-18,
tetapi masing-masing orang percaya diperlengkapi dengan karunia masing-
masing, karena itu gereja harus menjalankan tugasnya yaitu menjadi saksi
Kristus karena Kristus yang mengutus maka Kristus jugalah yang akan
memperlengkapi gereja atau orang percaya dengan kuasa-Nya sendiri.