Abstract :
Yonan Tanpo. 2013. Sebuah analisis tentang bagaimana guru PAK
memainkan peran sebagai konselor dalam mengatasi kesulitan belajar di SMA Negeri 1 Rantepao. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya masalah-masalah yang dihadapi oleh siswa dan memengaruhi mereka dalam belajar. Untuk itu, diharapkan guru PAK dapat membantu mereka dalam mengatasi masalah-masalah yang dihadapi. Kehadiran guru agama hendaknya bisa menjadi teladan sehingga memiliki relasi yang baik dengan siswa agar siswa lebih terbuka ketika menghadapi masalah. Berdasarkan latarbelakang itulah sehingga penulis mengangkat rumusan masalah: Bagaimana guru PAK memainkan peran sebagai konselor dalam
membantu siswa mengatasi kesulitan belajar di SMAN1 Rantepao kelas XIIPA? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan pemgumpulan data melalui wawancara. Setelah data dikumpulkan, teknik analisis data yang digunakan adalah mereduksi data hasil wawancara, menyajikan data hasil reduksi dan memberi kesimpulan. Dari hasil penelitian lapangan disimpulkan bahwa guru PAK di SMA 1 Rantepao telah melaksanakan peran sebagai konselor tetapi belum maksimal. Hal itu
disebabkan oleh kepribadian guru yang membuat siswa takut dan malu membagikan masalah yang dihadapi. Itulah sebabnya, guru PAK hendaknya mengevaluasi diri dengan baik dalam meningkatkan kinerjanya sebagai guru PAK yang memiliki nilai lebih dibandingkan dengan guru yang lain disekolah.