Abstract :
Skripsi ini ditulis berdasarkan kenyataan bahwa sadar atau tidak sadar, tidak jarang orang tua yang mendidik anak-anaknya dengan kekerasan, yang akan menimbulkan dampak negatif bagi perkembangan anak, khususnya psikologis anak selanjutnya. Orang tua harus mendidik anaknya berdasarkan potensi yang diimilikinya dengan berlandaskan kasih. Dalam kenyataannya sering terjadi bahwa suatu realita anak didik bukan untuk kepentingannya melainkan memenuhi ambisi orang tua, sehingga hak
dan kebutuhan anak begitu terabaikan. Berdasarkan kenyataan tersebut penulis memaparkan dampak-dampak kekerasan pendidikan orang tua terhadap perkembangan psikologis anak khususnya di usia 12-15 tahun. Dan pola pendidikan yang berlandaskan kasih. Kekerasan terhadap anak dipilih sebagai judul karena yang dibahas dalam tulisan ini adalah kekerasan yang dilakukan orang tua dalam mendidik anak-anaknya dalam keluarga. Oleh karena itu diuraikan peranan orang tua dalam mendidik anak
yang telah dianugerahkan Tuhan untuk dididik dengan kasih dengan penuh tanggung jawab. Dan pada bab berikutnya diuraikan karakteristik anak usia 12-15 tahun dan dampak kekerasan secara psikologisnya. Pola mendidik anak dengan penuh cinta kasih sebagai sebuah solusi dalam mendidik anak.