Abstract :
Ibadah sebagai perbuatan untuk menyatakan bakti kepada Allah, yang didasari
'ketaatan mengerjakan perintah-Nya dan menajuhi larangan-Nya. Secara khusus umat kristiani, melaksanakan ibadah di gereja pada hari Minggu dan lebih spesifik di Gereja Toraja, dikenal beberapa jenis ibadah dan salah satunya adalah ibadah pemuda yang disebut ibadah PPGT. Pemuda adalah orang muda baik laki-laki muda maupun perempuan yang di dalamnya termasuk mereka yang berusia remaja. Dalam AD/ART PPGT, kategori pemuda yakni mereka yang berumur 15-35 tahun. Dalam tulisan ini penulis menguraikan pandangan beberapa tokoh tentang ibadah yang dilakukan umat Israel pada masa lampau, yang kemudian terus berkembang sejak lahirnya gereja atau persekutuan Kristen hingga saat ini serta landasan alkitabiahnya. Setelah mengumpulkan kajian pustaka, penulis kemudian mengadakan penelitian di Jemaat Sion Paccerakan Klasis Luwu guna melengkapi data. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian kualitatif dan untuk memperoleh data di lapangan di tempuh lewat observasi dan wawancara. Lewat skripsi ini penulis hendak mengkaji makna ibadah bagi pemuda sehingga mereka dapat aktif mengikuti ibadah yang dilaksanakan jemaat. Skripsi ini juga dimaksudkan agar ibadah benar-benar dapat dirasakan oleh pemuda sebagai kebutuhan
orang beriman dan bukan hanya sebuah rutinitas belaka, serta membimbing mereka agar mampu mengendalikan diri baik berasaan, pikiran maupun tindakan.