Abstract :
Judul skripsi ini adalah SARANA BELAJAR, subjudul: STUDI TENTANG
PENGARUH SARANA BELAJAR DI RUMAH TERHADAP PENCAPAIAN
HASIL EVALUASI PAK SISWA KELAS V DI SDN 103 MAKALE 6. Penelitian
ini bertujuan untuk menguraikan secara deskriptif adanya pengaruh penggunaan sarana belajar di rumah terhadap pencapaian hasil evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Kristen bagi siswa kelas V di Sekolah Dasar Negeri 103 Makale 6.- Sedangkan manfaat penelitian yaitu secara akademik membuka wawasan berteologi utamanya bagi mahasiswa di STAKN mengenai pengaruh sarana belajar terhadap prestasi belajar siswa kelas V pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen di Sekolah Dasar Negeri 103 Makale 6 dan dijadikan acuan atau referensi bagi pembaca utamanya mahasiswa jurusan Pendidikan Agama Kristen yang tertarik untuk
melakukan penelitian di seputar peningkatan prestasi belajar mata pelajaran
Pendidikan Agama Kristen, manfaat secara praktis yaitu sebagai masukan bagi orang tua/ wali siswa untuk mengupayakan pengadaan sarana belajar di rumah bagi anak- anaknya demi peningkatan hasil belajar, dan sebagai bahan pertimbangan bagi guru dan instansi pendidikan untuk mengupayakan sarana belajar yang memadai dan sesuai konteks pemakaian demi peningkatan prestasi belajar siswa. Skripsi ini terdiri dari 2 variabel: pengaruh kelengkapan sarana belajar di rumah sebagai variabel x (variabel bebas) dan hasil evaluasi PAK di SDN 103 Makale 6 sebagai variabel y (variabel terikat). Untuk mengetahui adanya hubungan korelasi antara variabel x dengan variabel y, maka peneliti menetapkan sampel yang
berjumlah 29 orang siswa kelas V yang diambil dari keseluruhan populasi yaitu 264 siswa SDN 103 Makale 6. Agar data dapat terkumpul maka digunakan teknik observasi dan angket. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ada hubungan yang positif antara kelengkapan sarana belajar di rumah terhadap pencapaian hasil evaluasi pembelajaran
Pendidikan Agama Kristen bagi siswa kelas V di Sekolah Dasar Negeri 103 Makale 6. Hubungan tersebut dilatarbelakangi oleh: siswa memiliki sarana belajar seperti ruang belajar, meja dan kursi, buku siswa, Alkitab, dan catatan; ruang belajar siswa memadai dan tenang; siswa tidak mengalami gangguan kebisingan saat belajar; orang tua secara ekonomi menyediakan dana untuk melengkapi sarana belajar siswa di rumah; fasilitas sarana belajar yang disediakan orang tua sudah sesuai dengan kebutuhan belajar siswa; sarana belajar yang siswa miliki membuat mereka betah
belajar dan menjadi kreatif; pengetahuan siswa semakin bertambah oleh tersedianya sarana belajar; konsentrasi belajar siswa semakin baik sejak tersedianya sarana belajar; memiliki minat belajar yang tinggi; kreatif menggunakan sarana belajar; perubahan sikap (perbuatan positif) belajar pada mata pelajaran pendidikan agama Kristen; siswa aktif secara fisik dengan adanya sarana belajar; dan siswa menghargai usaha belajarnya dengan bantuan sarana belajar di rumah.