Abstract :
Pelayanan adalah salah satu tugas panggilan gereja yang hakiki di
tengah-tengah dunia ini, selain dari pada persekutuan dan kesaksian. Melalui
tugas pelayanan gereja dapat mengaktualisasikan pengakuan imannya
kepada Tuhan bahwa ia akan mengasihi Tuhan dan sesamanya.
Sehubungan dengan hal tersebut maka dalam melaksanakan
pelayanan Pendidikan Agama Kristen bagi keluarga Kristen, gereja sebagai
pelaksana pertama dari panggilan itu, diharapkan keseriusannya dalam
melaksanakan tanggung jawabnya. Tanpa keseriusan, maka pelayanan
Pendidikan Agama Kristen dalam keluarga Kristen akan sulit diwujudkan.
Harus disadari bahwa memang pada hakekatnya pelayanan
Pendidikan Agama Kristen dalam keluarga Kristen adalah tanggung jawab
gereja, tetapi demi mengefisienkan dan mengefektifkan pelayanan tersebut,
gereja perlu memanfaatkan segenap anggota keluarga Kristen. Dengan
memanfaatkan segenap anggota tersebut maka diharapkan di masa akan
datang keluarga akan menjadi keluarga Kristen yang sejati dan misioner.
Pelayanan Pendidikan Agama Kristen dalam keluarga Kristen tidak
uapai uiiaKukan sebagai budaya pendidikan, tetapi pelayanan harus dijadikan
dasar pembentukan keluarga Kristen yang paling utama.
Dewasa ini tidak dapat dipungkiri bahwa banyak keluarga Kristen yang
pasif dan bermasalah, dan hal ini disebabkan karena kurangnya pelayanan
Pendidikan Agama Kristen dalam keluarganya sehingga pemahamannya
dalam bidang Pendidikan Agama Kristen juga terbatas. Menyikapi hal ini
keluarga Kristen sebagai institusi terkecil dari gereja dan masyarakat penting
untuk diperhatikan. Perhatian itu khususnya menyangkut kebutuhan-
kebutuhan keluarga Kristen di bidang pembentukan moralitas dan rohani
keluarga. Sehingga pada gilirannya, keluarga Kristen dapat menjadi keluarga
yang bertanggungjawab.