DETAIL DOCUMENT
Pemimpin dan Komunikasi: Analisis Kepemimpinan Kepala Lembang Balepe’ dalam Membangun Komunikasi di Tengah Masyarakat
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA
Author
Anna', Efidelia
Subject
H Social Sciences (General) 
Datestamp
2024-12-10 17:21:11 
Abstract :
Efidelia Anna?. 20133591. ? Analisis Kepemimpinan Kepala Lembang Balepe? dalam Membangun Komunikasi di Tengah Masyarakat?. Bimbingan oleh: Rannu Sanderan, M.Th dan Dr. Maidiantus Tanyid, M.Th. Pemimpin di Lembang Balepe5 sangat kurang keijasamanya antara pemimpin dan bawahannya kerena pemimpinnya lebih sibuk dengan kegiatan lainnya, dan mungkin persoalan jarak sehingga sehingga pemimpinnya kurang berkomunikasi dan keijasama dalam masyarakat. Jadi setiap kegiatan yang dilakukan masyarakat setempat selalu menghilang pemimpinnya atau tidak hadir di tengah-tengah kegiatan masyarakat. Seorang pemimpin mampu membangun komunikasi dan kerjasama antara atasan, bawahan, maupun masyarakat disekitamya sehingga visi misi mereka dapat tercapai dalam kepemimpinannya dan bisa membawa perubahan dalam sebuah organisasi yang dipimpinnya tetapi pernyataan itu tidak teijadi di Lembang Balepe?. Oleh karena itu penulis tertarik untuk meneliti kasus tersebut dengan judul ?Kepemimpinan Kepala Lembang Balepe? dalam Membangun Komunikasi di Tengah Masyarakat di Kecamatan Malimbong Balepe??. Dari latar belakang masalah di atas, maka yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Kepemimpinan Kepala Lembang Balepe? dalam membangun komunikasi ditengah masyarakat, khususnya di Lembang Balepe? Kecamatan Malimbong Balepe?. Pemimpin adalah orang yang dipilih dalam organisasi untuk memimpin yang memiliki visi dan misi yang jelas untuk membawa organisasi ke arah yang lebih baik, memberi pengaruh bagi pengikutnya serta memberi semangat bagi pengikutnya untuk mewujudkan visi, misi bersama. Seorang pemimpin adalah seorang yang mempunyai keahlian pemimpin dan mempunyai keahlian untuk mempengaruhi. Seorang pemimpin seharusnya, pergi bergerak serta turun, menyapa orang-orang yang dipimpinnya, dan menayatkan kebutuhan mereka. Pemimpin yang melayani harus bersedia pergi dan melakukan sesuatu untuk mereka yang dilayani. Seorang pemimpin harus mampu bergerak dengan mobilitas tinggi, agar dapat memantau segala yang teijadih dalam organisasi yang dipimpinnya. Untuk menjawab permasalahan di atas, maka penulis melakukan penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif dengan harapan untuk memperoleh data yang dapat menunjang. Setelah melakukan penelitian maka maka penulis berkesimpulan bahwa peran kepemimpinan Kepala Lembang dalam Membangun Komunikasi di Tengah Masyarakat belum maksimal karena kurangnya kesadaran Kepala Lembang agar bisa konsisten dengan aturan yang ada, khususnya dalam hal berkomunikasi kepada masyarakat yang di pimpinnya. 

Institution Info

INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA