Abstract :
Shuryaningsih Mintu. 2020143943. Jurusan Teologi Kristen. Judul Skripsi. Tinjauan
Teologis Eksistensi Waria di Gereja Toraja Jemaat Buntu Pasele Klasis Rantepao.
Dibimbing oleh Novita Toding M.Pd selaku pembimbing I dan Naomi Sampe M.Th selaku pembimbing II. Manusia dibuat menyerupai Allah. Jadi dengan demikian manusia harus menerima kodrat dari Allah. Tetapi dengan perkembangan zaman modem kini beberapa orang merubah tindakan kodrat dari Allah. Ajaran Gereja juga turut mempertegas bahwa manusia harus menerima keberadaan dirinya sebagai ciptaan Allah yang sangat baik
dan mulia, sebagai wujud ketaatan kepada sang Penciptanya. Tetapi realita yang
teijadi dengan perkembangan era globalisai kini terlihat banyak yang ingin menentang kodrat yang diberikan oleh Allah. Salah satunya penulis jumpai di Gereja Toraja Jemaat Buntu Pasele yaitu seorang laki-laki yang memperlakukan dirinya sebagai perempuan demikianpun sebaliknya. Karena hal tersebut, maka penulis melakukan penelitian terkait persoalan tersebut dengan menggunakan metode kualitatif, dan mewawancarai Seorang waria dan beberapa Anggota ternaat dan Majelk Gereja yang ada di Gereja Toraja temaat Buntu
Pasele. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Eksistensi kaum waria diterima baik
oleh Anggota Jemaat Buntu Pasele, Namun demikian sifat atau kepribadian dari kaum waria tidak diterima baik oleh Anggota Jemaat dan Majelis Gereja karena waria tersebut melakukan Homoseksual atau menyukai sesama Jenisnya, dan itu melanggar Prinsip Iman Kristen. Jadi dengan demikian, seharusnya Majelis Gereja memberikan pendampingan, Tetapi sampai saat ini belum ada Pendampingan bagi kaum waria tersebut.