Abstract :
Yori Maulu? , 2006. Konsep Isa Al-masih dalam Al-quran. Suatu kajian
tentang Isa Al-masih menurut Al-quran dan Relevansinya dengan penginjilan. Penulis menjelaskan perbandingan antara konsep Isa Al-masih dalam Al-quran dan konsep Alkitab. Dengan pemahaman perbandingan antara konsep Isa Al-masih dalam Al-quran dan konsep Alkitab ialah bahwa Allah orang Kristen dan Allah orang Muslim berbeda dalam hal pemahaman tentang Allah. Allah orang Kristen menurut orang Muslim nabi biasa, dan manusia biasa hanya kelebihannya bisa membuat mujizat, sedangkan Allah bagi orang Muslim lebih tinggi dari pada orang Kristen, tidak ada yang setara dengannya. Melalui metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode Riset perpustakaan dan metode penulisan yang dipakai adalah Deskriptif Analisis. Dikatakan Deskriptif karena penulis akan memaparkan data-data berupa ayat-ayat Alkitab, Al-quran dan tafsirannya.
Kesimpulan yang ditarik oleh penulis dari pembahasan ini adalah bahwa :
Ajaran Al-quran menolak pengajaran orang Kristen yang mengatakan Allah Trinitas dan Isa Al-masih itu adalah putra Allah, sebab hal ini dinilai bertentangan dengan ajaran tauhid. Yang mengatakan Allah itu beranak dan tidak pula diperanakkan. Ajaran Alkitab mengatakan Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus. (I Tim. 2:5).