DETAIL DOCUMENT
PAK dalam Keluarga: suatu Tinjauan Teologis-Praktis tentang Peranan Orang Tua dalam Melaksanakan Pendidikan Agama Kristen Untuk Anak Usia 9-12 Tahun di Jemaat Pemanukan Klasis Mengkendek Tengah Barat
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA
Author
Soje, Ester
Subject
BV Practical Theology 
Datestamp
2024-12-16 18:40:52 
Abstract :
ESTER SOJE?, 2011, PAK dalam Keluarga, Suatu Tinjauan Teologis - Praktis Tentang Peranan Orang tua Dalam Melaksanakan Pendidikan Agama Kristen Untuk Anak Usia 9-12 Tahun Di Gereja Toraja Jemaat Pemanukan. Anak dilahirkan bukan semata - mata karena akibat biologis melainkan Allah yang berkarya di dalamnya. Ketika anak dilahirkan, dia telah dikaruniai kemampuan yang berbeda ? beda. Namun demikian, kemampuan tersebut tidak akan berkembang jika tidak diarahkan dan dididik dengan baik karena usia mereka masih sangat muda dan masih perlu diarahkan sesuai dengan tahap - tahap perkembangannya. Sejalan dengan itu, kenyataan hidup manusia selalu diwarnai dengan berbagai macam peraturan. Dalam hal inilah orang tua harus benar - benar melaksanakan perannya sebagai pendidik, dalam hal ini sebagai pelaksana Pendidikan Agama Kristen untuk anak agar anak - anak bisa mendengarkan nasehat orang tuanya sebagai pendidik yang pertama dan utama dalam keluarga. Hal itu juga adalah suatu tanggung jawab yang telah diberikan Allah kepada orang tua. Tetapi kenyataan yang ada bahwa masih banyak orang tua menyepelekan masalah pendidikan bahkan kurang mengerti tentang tujuan dan bentuk Pendidikan Agama Kristen untuk anak. Oleh sebab itu, banyak anak yang tidak mendengarkan nasehat orang tua. Dengan demikian, tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui sejauh mana peranan orang tua di Jemaat Pemanukan untuk mendidik anak usia 9-12 tahun, sebab sesui dengan hasil penelitian tersebut ternyata masih banyak orang tua yang tidak sepenuhnya memberikan pendidikan yang baik muluk anak-anaknya. Memperhatikan hal tersebut di atas, maka diadakan penelitian dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan mencari literatur - literatur yang membahas masalah itu. Selain itu, digunakan pula metode penelitian lapangan melalui wawancara dan observasi. Yang menjadi populasi dalam penelitian tersebut adalah seluruh anggota Gereja Toraja Jemaat Pemanukan. Sedangkan yang menjadi sampel adalah sebagian dari orang tua di Jemaat Pemanukan yang masih mempunyai anak yang berumur 9-12 tahun, yang dianggap dapat mewakili populasi yang ada. Dari hasil penelitian dan analisis, penulis menyimpulkan bahwa Pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen untuk anak usia 9-12 tahun di Jemaat pemanukan belum terlaksana dengan baik itu disebabkan karena kurangnnya kesadaran sebagai anggota jemaat khusus orang tua untuk menyediakan waktu khusus untuk mengajar anak tentang Pendidikan Agama Kristen dan kurangnya kesadaran jemaat memperlengkapi diri untuk lebih banyak belajar tentang cara mendidik yang baik menyangkut anak-anak dan hubungannya dengan keluarga dengan membaca buku-buku rohani sehingga orang tua mempunyai pengetahuan yang luas dan sebagai dasar dalam mendidik anak-anak yang baik dan dapat menjalin hubungan yang baik pula dalam keluarga. 

Institution Info

INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA