Abstract :
Ati? Rampan (20133673), Tahun 2016, menyusun skripsi dengan judul :
Suatu Tinjauan Teologis Tentang Implementasi Panggilan Pemimpin Kristen
Bagi Kepemimpinan Penatua dan Diaken di Gereja Toraja Jemaat
Malenong, Klasis Mengkendek Utara Barat, dibawah bimbingan bapak Petrus
Tiranda, M.Th selaku dosen pembimbing I dan bapak Pdt. Drs. Daud Sangka? P.,
M.Si selaku dosen pembimbing II. Tujuan penelitian ini ialah untuk menguraikan
tentang panggilan pemimpin Kristen dan implementasinya bagi kepemimpinan
penatua dan diaken di Gereja Toraja Jemaat Malenong, Klasis Mengkendek Utara Barat. Skripsi ini disusun dengan latar belakang realita yang terjadi bahwa
sebagian besar pemimpin di jemaat dalam hal ini penatua dan diaken belum
sepenuhnya melaksanakan, menerapkan atau mengimplementasikan tugas
panggilannya dengan penuh tanggung jawab selaku pemimpin dalam jemaat. Hal demikian terjadi karena sebagian penatua dan diaken belum memaknai
panggilannya sebagai seorang pemimpin dan belum mengetahui dengan jelas
tugas apa yang diembannya, serta kurang yakin akan panggilannya, sehingga
tugas dan tanggung jawab yang diembannya tidak berjalan dengan baik. Padahal yang sesungguhnya ialah pemimpin dalam jemaat atau pemimpin Kristen harus meyakini panggilannya dan dapat dijadikan teladan melalui sifatnya yang jujur dan adil, rendah hati untuk mau melayani, disiplin dalam bekerja, dan melakukan tugas-tugasnya dengan penuh tanggung jawab.
Alasan inilah yang membuat penulis tertarik untuk melihat dan mengaji
lebih jauh terkait dengan masalah tersebut dan dituangkan dalam tulisan ini yakni bagaimana implementasi panggilan pemimpin Kristen yang dilaksanakan oleh penatua dan diaken dalam menjalankan kepemimpinannya di Gereja Toraja
Jemaat Malenong, Klasis Mengkendek Utara Barat.
Dalam merampung informasi yang ada di lapangan terkait dengan topik
yang diangkat dan dalam menyelesaikan penulisan ini, penulis menggunakan
metode penelitian kualitatif dengan menggunakan penelitian kepustakaan dan
penelitian lapangan melalui observasi (pengamatan) dan interview (wawancara).
Jumlah narasumber penulis ialah sepuluh orang yang terdiri dari tiga orang
penatua, dua orang diaken, dan lima orang anggota jemaat yang ada di Jemaat
Malenong, Klasis Mengkendek Utara Barat. Dari hasil penelitian membuktikan bahwa penatua dan diaken yang ada di Jemaat Malenong, belum sepenuhnya melaksanakan tugas panggilannya dengan sungguh-sungguh atau penuh tanggung jawab, sehingga belum maksimal menerapkan atau mengimplementasikan panggilan pemimpin Kristen melalui
pelayanan, hidup berintegritas, menjalin hubungan yang baik dengan orang lain,
dan bertanggung jawab sehingga bisa dijadikan sebagai teladan yang baik. Pada
akhir tulisan ini, penulis berharap agar setiap pembaca dan pemimpin jemaat
bemar-benar menyakini dan melaksanakan panggilannya dengan sungguh-
sungguh lewat tutur kata dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.